200 Pelajar dan Mahasiswa Sumedang Ikuti Jambore Kebangsaan

Daerah

Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:05 WIB

190820160654-200-p.jpg

Ade Hadeli

Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan

SEBANYAK 200 pelajar dan mahasiswa dari 20 SMA/SMK/MA dan Perguruan Tinggi di Kabupaten Sumedang mengikuti Jambore Kebangsaan di Tahura Gunung Kunci, Selasa (20/8/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda di Kabupaten Sumedang tentang arti penting rasa nasionalisme/kebangsaan dan bagaimana generasi muda sebagai harapan bangsa mengisi kemerdekaan.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang Hj. Rohayah Atang Panitia Penyelenggara Kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan dan kebhinekaan dikalangan pelajar dan mahasis dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta akan meningkatkan rasa memiliki terhadap negara dan bangsa.

Adapun Materi Jambore Kebangsaan, meliputi "Peran Generasi Muda dalam Pencapaian Visi Simpati sebagai Perekat Kebangsaan" oleh Wakil Bupati Sumedang, "Kebijakan Provinsi Jawa Barat dalam Meningkatkan Daya Saing Generasi Muda menuju Jabar Juara" oleh Kepala Badan Kesbangpol Jawa Barat, "Pendidikan Karakter" dari Dekan Fakultas FISIP Unpad Jatinangor, "Peran Polri dalam Menjaga Keutuan NKRI" Pollres Sumedang, dan "Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara" dari Dandim 0610 Sumedang.

Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan saat membuka Jambore, menyambut baik kegiatan tersebut, karena sangat strategis sebagai ajang silaturahmi antar pemuda di seluruh Kabupaten Sumedang. Disamping itu juga, untuk memperkuat dan menguatkan rasa persaudaraan serta persatuan sesama generasi muda. "Jika kita lihat kondisi saat ini, dimana masyarakat banyak yang terprovokasi akan berita hoax sehingga tidak sedikit masyarakat yang terpecah belah dan berkubu. Untuk itu, kita sebagai generasi muda harus lebih selektif dalam menerima informasi," ujarnya.

Pada kesempatan itu Erwan mengajak kepada seluruh generasi muda, untuk menjaga dan mengaktualisasikan rasa sayang, rasa cinta kepada bangsa dan negara dengan memberikan karya yang terbaik, sesuai dengan kompetensi masing-masing. "Sebagai contoh, cara kita mencintai lingkungan dan tanah air adalah dengan mengurangi limbah plastik dengan cara mengurangi penggunaan plastik, karena dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam yang dapat mencemari tanah, air, laut bahkan udara," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA