10 PAC Gerindra Tuntut Nonaktifkan Anggota DPRD Purwakarta

Daerah

Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:41 WIB

190820154327-10-pa.jpg

PENGURUS Anak cabang (PAC) Partai Gerindra Purwakarta menuntut agar DPC/DPD dan DPP Partai Gerindra segera menonaktifkan FM sebagai anggota DPRD Purwakarta dari berbagai tugas dan fungsi di Partai Gerindra. Hal tersebut, dikarenakan yang bersangkutan dinilai telah mencemarkan kontitusi DPRD dan Partai Gerendra.

Lebih jauh, 10 PAC yang menyatakan sikap juga menuntut segera dilakukan sidang Etik terhadap FM.

"Kami dari PAC minta saudara FM segera dinonaktifkan dan pecat dari keanggotaan partai karena yang bersangkutan telah merusak nama baik partai," ungkap Perwakilan PAC Partai Gerindra Purwakarta, Efi Taufik berdasarkan rilis yang diterima pada Selasa (20/8/2019).

Menurutnya sikap 10 PAC Gerindra tersebut, setelah munculnya isu perselingkuhan FM dengan staf DPRD Purwakarta, yang sempat ramai di Media dan kalangan LSM di Purwakarta.

Dikatakannya dari isu yang berkembang, FM sempat digerebek suaminya sendiri kita tengah berduan di rumah kost yang ditempati pegawai ASN DPRD Purwakarta tersebut. Penggerebekan FM dan A dilakukan suami FM pada 2 Agustus lalu.

"Selain melayangkan melakukan mosi tidak percaya dan tuntutan pemecatan terhadap FM. PAC Partai Gerindra ini juga telah melayangkan surat kepada DPP," katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra kabupaten Purwakarta ,Sri Puji Utami membenarkan telah mendapat surat mosi tidak percaya dan tuntunan pemecatan terhadap FM.

"Ya benar ada surat dan desakan dari pac pac terkait kasus yang menimpa fitri," ujarnya.

Walau demikian, sebagai pimpinan DPC Gerindra tidak bisa menolak tuntutan para PAC tersebut. Namun masalah keputusan berada di tangan Ketua umum partai Gerindra.

"Saya akan sampaikan ke dpp masukan dari pac pac tersebut apapun keputusannya ada ditangan ketum," tambahnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA