Soal Kadis Jadi Tersangka, Bupati Garut Mau Lihat LHP BPK Dulu

Daerah

Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:55 WIB

190818135627-soal-.jpg

Robi Taufik Akbar

Bupati Garut, Rudy Gunawan

BUPATI Garut, Rudy Gunawan mengaku menghormati penetapan status tersangka kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut, Kuswendi oleh Kepolisian Resort Garut dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Sport Hall (SOR) di Jalan Suherman, Ciateul, Kabupaten Garut tahun 2016.

"Kita hargai proses hukum tersebut. Tetapi saya akan lihat hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terlebih dahulu," kata Rudy saat ditemui usai meresmikan pesta rakyat HUT Ke-74 RI di Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Minggu (18/8/2019).

Oleh karenanya, ia belum bisa mengambil langkah-langkah hukum terkait hal tersebut. Termasuk belum akan menghentikan jabatan Kuswendi sebagai kepala dinas.

"Kita tetap akan mengacu pada peraturan terlebih dahulu, ini kan baru tersangka. Tetapi jika sudah dilakukan penahanan baru kita akan memberhentikannya dan akan menonaktifkan agar seirus dalam menghadapi proses hukumnya," tutur Rudy.

Perlu diketahui, Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun Anggaran (TA) 2016, ada temuan nilai anggaran sekitar Rp16 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan Sport Hall (SOR) di Jalan Suherman, Ciateul, Kabupaten Garut. Kemudian Polres Garut menindaklanjuti temuan hasil BPK tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Saat ini, Kadispora Garut, Kuswendi masih sedang berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA