Lagu Sekoper Cinta Mewarnai Festival Jampana Kreasi Seni dan Tradisi

Daerah

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 18:05 WIB

190817173930-lagu-.jpg

Engkos Kosasih

Ada suasana yang berbeda dan lebih menarik pada perayaan menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Lapangan Perum Kembang Loa Kampung Loa Desa Loa Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Sabtu (17/8/2019).

Ribuan warga dari berbagai RT dan RW di desa itu memadati lapangan terbuka, hanya sekedar untuk merayakan Kemerdekaan RI. Lagu sekoper cinta turut mewarnai pada acara Festival Jampana dan Kreasi Seni Tradisi tersebut. 

Mereka datang dari sejumlah penjuru di Desa Loa. Mulai asal Kampung Loa, Tiisdingin, Saritani, Malang, Cilopang, Walahir, Cidadap, Sempak, Nenggeng, Cicandar, Sukangenah, Lengo, Babakan Loa dan kampung lainnya yang jaraknya hingga beberapa kilometer. 

Masing-masing RT dan RW membawa jampana dengan dihiasi berbagai jenis makanan hasil bumi. Mulai dari pisang, ubi-ubian, opak, ranginang, kerupuk, tumpeng dan jenis makanan lainnya yang turut menghiasi jampana tersebut. Berbagai jenis makanan yang menghiasi jampana itu sebagai perwujudan suburnya tanah air dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Kegiatan merayakan Kemerdekaan RI tersebut digagas oleh Karang Taruna Mekar Remaja Desa Loa, bekerjasama dengan pemerintah Desa Loa dan tokoh masyarakat. 

"Kali ini kita mengusung festival jampana, sebagai wujud kreasi seni dan tradisi warga Desa Loa dalam upaya merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan RI," kata Ketua Karang Taruna Desa Loa Roni Ramdani kepada galamedianews.com di Desa Loa. 

Selain mengusung jampana dari berbagai bentuk dan konsep yang menarik, banyak di antara warga yang mengenakan pakaian adat sunda sebagai wujud pelestarian dan ciri khas urang Sunda. Mereka berasal dari berbagai kalangan dan usia dalam upaya mempersatukan masyarakat di Desa Loa. 

Sementara itu, Sekdes Loa Asep Ruhyat mengatakan, kemeriahan Festival Jampana di Desa Loa ini, dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 0 Kemerdekaan RI tingkat Desa Loa.

"Festival jampana kali ini diikuti hampir seluruh RT dan RW se-Desa Loa dengan berbagai bentuk dan hiasan unik hasil dari kreatifitas warga masyarakat Desa Loa, juga diikuti oleh iring-iringan warga masyarakat menambah suasana meriah," jelas Asep. 

Selain Festival Jampana, imbuhnya, ditampilkan juga seni tradisional yang ada di Desa Loa di antaranya seni terbang, reog. Jaipongan, pencak silat dan persembahan lagu sekoper cinta dari Kade kader PKK, juga turut mewarnai kesemarakkan menyambut Kemerdekaan RI tersebut. 

"Kami selaku pemerintah desa berterimakasih dan mengapresiasi atas partisipasi warga masyarakat dalam rangka memeriahkan peringatan HUtYRI tahun 2019 ini, semoga kegiatan ini lebih meningkatkan kebersamaan dalam membangun Desa Loa tercinta.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA