Ribuan Butir Pil Koplo Diamankan Polres Tasikmalaya

Daerah

Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:04 WIB

190815194940-ribua.jpg

Septian Danardi

RIBUAN butir pil koplo berhasil diungkap Jajaran Sat Narkoba Polres Tasikmalaya. Para pelaku melakukan penjualan pil tersebut dengan modus melalui jasa pengiriman.

Plh Polres Tasikmalaya, AKBP Sunarya pengungkapan, kasus penjualan obat terlarang jenis Hexymer ini merupakan modus baru di Tasikmalaya. Awalnya pihaknya mendapat laporan dari jasa pengiriman pusat kepada Satnarkoba Polres Tasikmalaya, terkait adanya pengiriman obat terlarang dengan tujuan Tasikmalaya.

Berangkat dari dari informasi itu, kata Sunarya, Satnarkoba melakukan penelusuran dan penyelidikan. Diketahui pemesan pil bernama Riki Nurjaman warga Sindangsari Desa Pancawangi Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Kemudian anggota melakukan penggerebegan terhadap RN.

"Pelaku ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, karena dari pengakuan pelaku memesan Hexymer untuk dijual kembali," kata Sunarya kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).

Dikatakannya, pembelian obat terlarang melalui jasa pengiriman merupakan modus baru di Tasikmalaya. Sejauh ini, biasanya pembelian dilakukan dengan saling bertemu antara penjual dan pembeli. "Pelaku memesan pil Hexymer sebanyak 2.000 butir dari Jakarta lalu dikirim melalui paket," katanya.

Diakui tersangka, kata Sunarya, pembelian Hexymer dalam jumlah banyak itu untuk dijual kembali. "Per dua butir, dijual dengan harga Rp. 15.000. Sementara untuk satu box atau sekitar 1.000 butir dijual dengan harga Rp. 900.000," katanya.

Tersangka bisa dijerat Pasal 196 junto 198 Uu nomer 36 tahun 2019 tentang kesehatan ancamab maksimal 10 tahun.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA