Meski Dilarang, PKL Kembali Berjualan di Lokasi Batu Andesit

Daerah

Rabu, 14 Agustus 2019 | 13:23 WIB

190814131420-meski.jpg

Septian Danardi

KAWASAN batu andesit di Taman Kota Tasikmalaya kembali dipenuhi para pedagang kaki lima, Rabu (14/8/2019). Mereka sengaja membuka lapak jualannya di sepanjang jalur batu andesit tersebut pasca difungsikan kembali sebagai jalan untuk lalu lintas.

Hampir setengah badan jalan habis digunakan lapak para pedagang. Sebanyak 185 tenda memadati jalan dan menutup trotoar masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Kasie Operasional Satpol PP Kota Tasikmaya Sandi mengatakan, kawasan batu andesit Taman Kota tidak diperbolehkan jadi tempat jualan. Pasalnya jalur tersebut merupakan jalan umum bagi kendaraan. Sehingga selain tata ruang juga menjadi semrawut dikhawatirkan akan mengganggu arus lalu lintas.

Selain itu, banyaknya warga dan pedagang yang bertransaksi menjadikan rawan kecelakaan. "Kita belum ada perintah apapun terkait dengan lapak pedagang yang berjualan di kawasan batu andesit. Tapi yang jelas keputusan Pemkot hingga saat ini kawasan tersebut harus bebas dari PKL," katanya saat ditemui di lokasi.

Sementara salah seorang pengguna jalan menyebutkan jalanan menjadi macet dan harus berhati-hati dikarenakan banyak orang yang lalu lalang. Padahal pada jam sibuk kantor atau masuk sekolah laju kendaraan cukup tinggi karena mengejar waktu.

Sedang jalan sangat sempit karena dipergunakan lapak pedagang. Ini jelas sangat mengganggu ketertiban lalu lintas.

Salah satu perwakilan pedagang Maman mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu keputusan Pemkot boleh tidaknya berjualan di lokasi tersebut. Para pedagang kata dia, mulai berjualan di lokasi batu andesit sejak saat kawasan tersebut di tutup untuk lalu lintas kendaraan.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA