Warga Binaan Bapas Garut Dapat Pelatihan Usaha Hidroponik

Daerah

Kamis, 18 Juli 2019 | 19:36 WIB

190718193801-warga.jpg

Agus Somantri

SEBANYAK 15 orang warga binaan se-Priangan Timur mendapatkan pelatihan hidroponik di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II B Garut, Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (18/7/2019).

Plh Kepala Bapas Kelas II B Garut, Tiya Rusnaeti, mengatakan, pelatihan dilakukan agar warga binaan memiliki kemampuan untuk bekerja dan mandiri saat mereka kembali ke masyarakat usai menjalani masa hukuman.

Menurut Tiya, meskipun pelatihan hanya dilakukan satu hari, namun dampaknya sangat besar bagi para warga binaan. Pembinaan yang dilakukan melalui peningkatan keterampilan ini untuk persiapan bekal usaha dan meningkatkan taraf ekonomi.

"Pelatihan ini merupakan program binaan Bapas Garut untuk memberikan keterampilan kepada warga binaan kami," ujarnya di Bapas Kelas II B Garut, Jalan KH. Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (18/7/2019).

Tiya menuturkan, pelatihan tersebut diikuti 15 warga binaan usia dewasa dari beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di wilayah Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis.

Ia menyebut, pelatihan untuk warga binaan itu merupakan kegiatan yang kesekian kalinya dilaksanakan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II B  Garut bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah daerah.

"Kita melakukan pelatihan ini kerjasama dengan BLK, tidak hanya hidroponik saja, ada latihan pembuatan roti, ke depan nanti bisa dilaksanakan pelatihan servis HP (hand phone)," ucapnya.

Diungkapkan Tiya, Bapas Kelas II B Garut memiliki program memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan yang hendak menyelesaikan masa hukumannya dan kembali lagi ke masyarakat.

Tiya pun berharap, pelatihan seperti hidroponik ini akan memberikan kebaikan bagi para warga binaan agar memiliki kepercayaan diri dan mau melakukan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Jadi pembinaan yang kami berikan ini supaya mereka punya bekal usaha, dan bermanfaat juga di masyarakat agar mandiri dan punya mata pencaharian yang tetap untuk penghidupan dan kehidupannya," katanya.


Sejumlah warga binaan saat mengikuti pelatihan hidroponik di Bapas Kelas II B Garut, Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (18/7/2019).





Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA