Kejari Garut Dalami Dugaan Penyimpangan Dana pengerjaan Jalan Desa

Daerah

Rabu, 17 Juli 2019 | 20:11 WIB

190717201250-kejar.jpg

dok

PEMBANGUNAN jalan desa yang dibiayai Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar Rp 154.000.000, di Kampung Selaawi, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, diduga dikerjakan asal-asalan. Jalan penghubung Kampung Selaawi-Cilimus Hideung sepanjang 615 meter tersebut saat ini sudah ditumbuhi rumput.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Garut, Dodi Wicaksono, SH, MH, mengatakan, pihaknya telah mengendus adanya dugaan penyimpangan dalam proses pembangunan jalan desa yang di biayai Dana Desa (DD) senilai Rp 154 Juta.

"Kita juga menerima pengaduan masyarakat terkait dugaan penyimpangan bantuan Dana Desa. Ya, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Cibatu," ujarnya, Rabu (17/7/2019).

Dikatakan Dodi, dengan adanya dugaan penyimpangan dalam pembangunan jalan desa tersebut, pihaknya akan melakukan pendalaman dan mengumpulkan data-data.

"Kita akan dalami terlebih dahulu, apakah memenuhi unsur atau tidak. Yang jelas ada pengaduan masyarakat," cetusnya.

Diberitakan sebelumnya, masayarakat dan mantan BPD Desa Mekarsari, kecewa dengan kualitas pekerjaan pembangunan jalan desa sepanjang 615 meter dengan sisten lapis permukaan burda. Bahkan, kondisi jalan yang baru selesai sudah kembali di tumbuhi rumput.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA