FMG Pertanyakan Pengendapan Biaya Nikah di Garut

Daerah

Selasa, 16 Juli 2019 | 18:26 WIB

190716181139-fmg-p.jpg

Robi Taufik Akbar

DIDUGA adanya praktek kongkalingkong dan penyalahgunaan wewenang jabatan di Kementerian Agama Garut (Kemenag), terkait pengendapan biaya nikah, tidak meratanya penghulu dan penyuluh, tidak sehatnya rotasi Kepala KUA di tingkat Kecamatan, Forum Mahasiswa Garut (FMG), datangi Kantor Kemenag Garut, Jalan Pahlawan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (16/7/2019).

Kedatangan lima orang yang mewakili Forum Mahasiswa Garut, untuk menemui Kepala Kementrian Agama Kabupaten Garut, guna menanyakan persoalan yang terjadi di Kemenag Garut.

Koordinator Lapangan (Korlap) Audensi, Yusup Sopian mengatakan, kedatangan ke kantor Kementerian Agama merupakan salah satu jalan alternatif, untuk menyelenggarakan tugas pemerintah, dalam bidang agama. Kementerian Agama hadir sebagai sosok teladan, bagi instansi khususnya, dan umumnya bagi ummat. Tapi FMG menilai semua itu tidak tercermin di Kemenag Garut.

"Potret hari ini, kemenag hadir hanya sebagai baju saja, tidak sampai ke akhlaqulkarimah," ujar Yusup.

Yusup menerangkan, 5 orang mahasiswa hadir untuk perwakilan audensi, dan diterima langsung oleh Kepala Kemenag Garut, Drs. H Undang Munawar MPd dan Kasi Bimas Islam H Edi Imroni, SH MPd dan staff, serta didampingi jajaran Kepolisian Resort Garut. Materi audensi yang diajukan diantaranya, masalah pengendapan biaya nikah, tidak meratanya penghulu dan penyuluh, tidak sehatnya rotasi kepala KUA di tiap Kecamatan.

"Hasil audensinya, Kepala Kemenag akan menindak tegas terhadap Kasi yang melanggar aturan, akan segera usulkan rotasi mutasi di bidang Kasi Bimas Islam, menata dan tertibkan administratif di KUA Kecamatan se Kabupaten Garut," paparnya.

Sementara Kepala Kemenag Kabupaten Garut Drs. H Undang Munawar MPd, melalui pesan whatapp membenarkan, adanya audensi dari FMG, diterima langsung di kantor Kemenag Garut, dan semua yang diajukan FMG akan segera ditindaklanjuti.

"Audiensi sudah dilaksanakan, ada yang sudah ditindaklanjuti dan ada yang akan ditindaklanjuti sesuai aturan," singkat Kepala Kemenag Garut, H Undang Munawar.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA