Nama Mantan Direksi Titra Malem Karo Disorot Warga Garut

Daerah

Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:11 WIB

190713161120-nama-.jpg

PANITIA Seleksi (Pansel) Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, telah mengumumkan hasil seleksi administrasi calon direksi dan dewan pengawas. Ada 13 nama calon direksi dan 11 nama calon dewan pengawas yang lolos administrasi.

Dari ke 13 nama yang lolos calon direksi, terdapat satu nama pelamar asal Medan yakni Arvino Hamsyari, ST mantan Direktur Utama PDAM Tirta Malem Karo. Menurut informasi, mantan Dirut PDAM Tirta Malem Karo tersebut saat menjabat diberhentikan karena kinerjanya dalam memimpin PDAM buruk.

Pencopotan Dirut PDAM Tirta Malem Karo, Arvino Hamsyari tertuang dalam surat Bupati Karo Nomor :500/085/EK/2019 tanggal 27 Maret 2019.

Terkait lolosnya nama Arvino Hamsyari dalam proses seleksi mendapatkan sorotan dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Garut. Salah satunya disoroti oleh Kaukus Pemuda Garut, Okky Caressa Ginanjar.

Menurut Okky, panitia seleksi tidak selekstif teliti saat menyeleksi administrasi calon direksi.

"Pansel harusnya selektip dalam meloloskan nama-nama yang lolos dalam tahap seleksi administrasi dan mengacu pada aturan yang ada," ujarnya, Sabtu (13/7/2019).

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Intan Garut, Ir. Deni Suherlan mengatakan, sejak ditutupnya pendaftaran sebanyak 30 orang yang melamar baik untuk jabatan direksi dan dewan pengawas Perumda Tirta Intan Garut. Pelamar selain dari orang luar terdapat orang dalam Perumda Tirta Intan, termasuk ada yang dari luar daerah seperti Sumatra Utara Medan.

"Nantinya yang sudah dinyatakan lolos seleksi admnitrasi, akan ikut proses seleksi selanjutnya seperti test wawancara, psikotes, tertulis dan lainnya,"

Ia juga menuturkan untuk tahap seleksi wawancara, psikotes, tertulis dan lainnya akan dilakukan di Bandung di Biro Pelyanan dan Inovasi (BPIP) Fakultas Psikologi Iniversitas Padjajaran Bandung.

"Setelah ada hasil proses seleksi tahap tersebut, nantinya akan dimabil lima orang terbaik dan diserahkan pada Bupati Garut. Selanjutnya Bupati akan memilih satu orang untuk Direktur Utama," ujar Deni.

Terkait adanya tudingan tidak selektip dalam proses seleksi admnistrasi, Deni mengaku, proses seleksi sudah sesuai dengan aturan Permendagri 37 tahun 2010. Tidak ada yang mengatur kalau seorang calon yang diberhentikan karena berkinerja buruk tidak bisa ikut seleksi. Namun, jika salah seorang calon pernah menjabat Direktur Utama pada BUMD, BUMN dan menyebabkan pailit baru tidak bisa ikut seleksi.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA