Kosgoro 1957 Dukung Airlangga Hartarto

Daerah

Jumat, 12 Juli 2019 | 22:30 WIB

190712223232-kosgo.jpg

Agus Somantri

Ketua Kosgoro 1957 yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan usai pelantikan pengurus Kosgoro Kabupaten Garut di Gedung Lasminingrat, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Jumat (12/7/2019)

KESATUAN Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 mendukung Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) di Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan dilaksanakan pada Desember 2019 mendatang.

Ketua Umum Kosgoro 1957 yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, mengatakan, dukungan yang diberikan kepada Airlangga tersebut bukannya tanpa alasan. Namun dengan berbagai pertimbangan, salah satunya kualitas yang dimiliki oleh Airlangga.

"Di internal Kosgoro sudah di bahas. Karena yang kita dorong itu kader sendiri sebetulnya. Dia juga salah satu wakil ketua umum Kosgoro," ujarnya usai pelantikan pengurus Kosgoro Kabupaten Garut di Gedung Lasminingrat, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Jumat (12/7/2019).

Agung menilai, Airlangga yang merupakan salah seorang kader terbaik Kosgoro itu layak utuk kembali memimpin Partai Golkar dalam lima tahun ke depan. Apalagi secara objektif, Airlangga dinilai baik kepada partai, bangsa, dan negara, serta memiliki kemampuan dan prestasi yang mumpuni sehingga dapat membawa partai ke arah yang lebih baik.

"Kosgoro berharap Partai Golkar kembali berjaya dan mampu merebut kemenangan, baik dalam setiap pemilihan kepala daerah maupun presiden untuk membangun bangsa yang lebih baik. Dan ini merupakan momentum yang tepat," ucapnya.

Agung juga menyebut, Munas Golkar tidak hanya untuk memilih ketua umum, tetapi untuk ke depannya harus siap dicalonkan sebagai calon presiden. Dan sosok Airlangga sendiri dinilai cocok untuk maju menjadi calon presiden (Capres) di 2024.

Menurutnya, perjalanan politik Airlangga sangat bagus. Ia pernah di eksekutif dan legislatif sehingga dianggap memiliki pengalaman yang mumpuni dalam hal politik. Dari daftar calon-calon Ketua Umum (Partai Golkar) hanya ada lima atau enam orang saja yang menonjol.

"Semua memiliki kekurangan dan kelebihan. Tapi yang paling sedikit kekurangannya dan paling banyak kelebihannya adalah Pak Airlangga yang layak menjadi calon presiden. Apalagi peluang di 2024 dari zero lagi, tak ada petahana," katanya.

Agung mengungkapkan, alasan pihaknya mengusung kader Golkar maju pada pemilihan presiden mendatang karena selama ini Partai Golkar tidak mengusung kadernya.

"Jadi nanti harus ada yang dari kader Golkar. Sekurang-kurangnya wapres. Tapi saya tidak bisa menentukan sekarang. Kita lihat nanti, masih lama, 5 tahun lagi," ungkapnya," ucapnya.

Agung menambahkan, untuk Pemilu 2024 sendiri, Kosgoro menargetkan suara diatas 20 persen bagi Partai Golkar. Namun hal itu memiliki syarat, yaitu DPP utuh menjalani jabatan selama 5 tahun penuh. Sebab menurutnya, bersarkan survei image partai akan menjadi menurun drastis manakala terjadi pimpinan partai terkena kasus, misalkan pidana korupsi atau pidana lainnya.

"Dan kedua karena perpecahan di dalam. Semua sudah kami alami. Jadi DPP itu kedepan harus utuh lima tahun," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA