Business Matching Pengembangbiakan Domba dan Pengenalan Produk Industri Jasa Keuangan

Daerah

Selasa, 25 Juni 2019 | 22:23 WIB

190625222828-busin.JPG

Agus Somantri

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Triana Gunawan, SEVP Komersial dan UMKM bank bjb, Beny Riswandi, Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, serta sejumlah undangan lainnya berpoto bersama usai kegiatan "Business Matching Pengembangbiakan Domba dan Pengenalan Produk Industri Jasa Keuangan di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (25/6/2019).

TIM Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan "Business Matching Pengembangbiakan Domba dan Pengenalan Produk Industri Jasa Keuangan di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (25/6/2019).
Kegiatan ini merupakan implementasi salah satu dari 5 program kerja TPAKD Provinsi Jawa Barat yang telah ditetapkan pada tanggal 10 April 2019, yaitu peningkatan layanan keuangan kepada masyarakat melalui pembukaan dan optimalisasi Agen Bank (Laku Pandai) di desa, perluasan akses KUR dan kredit lainnya untuk UMKM petani, nelayan dan BUMDesa.
Selanjutnya, memberikan edukasi tentang produk dan jasa keuangan lainnya (asuransi mikro, dana pension dan gadai), dan memfasilitasi intermediasi antara pelaku UMKM di desa dan pengusaha (off takers) dengan memanfaatkan industri jasa keuangan (business matching).
Untuk tahun 2019, TPAKD Provinsi Jawa Barat mengusung tema ‘Meningkatkan Inklusi Keuangan Menuju Desa Juara’ sebagai dukungan terhadap visi dan misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin’ dengan inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi umat yang sejahtera dan adil.
Business matching kali ini mempertemukan anggota Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) sebagai pelaku UMKM dengan PT Agro Investama selaku off taker atau pembeli barang. Kegiatan ini juga melibatkan peran serta dari industri jasa keuangan, seperti perbankan maupun non bank. 
Adapun perbankan yang diwakili oleh PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk, (bank bjb) menyediakan akses pembiayaan dan dana pensiun. Sedangkan non bank yang diwakili oleh PT Bhinneka Life Indonesia, menyediakan asuransi bagi para peternak domba. 
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan kerja sama antara bank bjb dengan HPDKI dan penandatanganan perjanjian kredit dengan pertenak yang memperpanjang fasilitas KUR, serta pemberian dana bergulir bagi 2 kelompok pengembangbiakan domba sebesar Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah).
Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat selaku Dewan Pengarah TPAKD Jawa Barat, Triana Gunawan, berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja, tetapi dapat berkesinambungan dan dilanjutkan dengan aksi nyata dari program-program lain yang sudah direncanakan.
"Tentunya dengan sinergi dari semua pihak yang berkepentingan, sehingga kedepannya program seperti ini dapat menjadi model percontohan bagi kegiatan usaha lainnya di Jawa Barat,” ujarnya, Selasa (25/6/2019). 
Lebih lanjut Triana menyatakan, bahwa pelaksanaan program kerja TPAKD Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk mencapai target indeks inklusi keuangan sebesar 75 persen yang harus dicapai pada tahun 2019, sebagaimana ditetapkan pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif. 
"Namun demikian, berdasarkan data Global Findex 2017, indeks inklusi keuangan Indonesia baru mencapai 48,9 persen, sehingga masih tersisa gap sebesar 26,1% atau dibutuhkan kurang lebih 54 juta rekening baru untuk mencapai target indeks inklusi keuangan," ucapnya.
Sementara itu, SEVP Komersial dan UMKM bank bjb, Beny Riswandi, mengatakan “nilai positif dari business matching ini adalah sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa (peternak desa) di Jawa Barat dengan memanfaatkan fasilitas layanan pinjaman dari bjb”. 
"Sebagai informasi, sampai dengan Mei 2019 bjb telah menyalurkan fasilitas pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kecil sebesar Rp601,10 miliar dan KUR Besar sebesar Rp18,44 Miliar,"katanya.
Selanjutnya, TPAKD Provinsi Jawa Barat akan terus melaksanakan program kerja secara merata di pelosok daerah guna mencapai target inklusi keuangan dengan membuka akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian Indonesia sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Jawa Barat.
Selain dihadiri Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Triana Gunawan, dan SEVP Komersial dan UMKM bank bjb, Beny Riswandi, kegiatan tersebut juga dihadiri Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian yang diwakili Direktur Produksi dan Pembibitan, Ir. Sugiono MP, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, perwakilan PT Bhinneka Life Indonesia, PT Agro Investama, dan Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI). (Agus Somantri)
 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA