PPDB SMA: Anak Bupati Purwakarta Via Jalur Prestasi, Anak Emil Lewat Jalur Perpindahan Orang Tua

Daerah

Senin, 17 Juni 2019 | 13:55 WIB

190617135746-ppdb-.jpg

Hilmi Abdul halim/PR

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (kanan)

BUPATI Purwakarta, Anne Ratna Mustika mendaftarkan anaknya masuk ke SMA Negeri 1 Purwakarta melalui jalur prestasi. Pihak sekolah memastikan tidak ada perlakuan khusus dalam proses Pendaftaran Peserta Didik Baru kali ini.

Bahkan, Anne mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan kecurangan dalam PPDB.

"Regulasinya sudah jelas, sudah ketat. Supaya berkeadilan (PPDB) harus menggunakan regulasi yang ada. Jangan lagi ada penyelewengan," katanya saat ditemui di SMAN 1 Purwakarta, Senin (17/6/2019).

Menurutnya, kecurangan oleh oknum pejabat pemerintah hanya akan melukai perasaan masyarakat biasa. Selain itu, cara yang tidak baik juga dinilai akan merusak psikologi anak-anak yang akan masuk sekolah tujuannya.

Wartawan PR, Hilmi Abdul Halim mengabarkan, untuk jenjang TK, SD dan SMP, Pemerintah Kabupaten Purwakarta memilih menerapkan sistem zonasi penuh dalam PPDB tahun ini. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan & Kebudayaan Nomor 51/2018 dan Peraturan Bupati Nomor 80/2015.

"Jadi 100 persen itu 90 persennya adalah zonasi wilayah tempat tinggal kemudian ada lima persen jalur prestasi kemudian lima persen lagi jalur perpindahan tugas pekerjaan orang tua," kata Anne menjelaskan. Kuota yang sama juga berlaku untuk jenjang SMA dan sederajat.

Anne mengungkapkan, anaknya bisa saja didaftarkan melalui jalur perpindahan tugas dinasnya sebagai Bupati.

"Mulai Oktober 2019 saya akan menempati rumah dinas yang ada di wilayah Kecamatan Purwakarta," katanya yang saat ini masih tinggal di rumah pribadi di Kecamatan Pasawahan.

Alasannya memilih jalur prestasi untuk mengikutsertakan anaknya dalam PPDB kali ini karena ingin membuat sang anak bangga dengan prestasinya. Anne mengatakan, anaknya banyak mendapatkan prestasi di tingkat nasional seperti penyaji terbaik Lomba Dalang tingkat nasional tahun lalu.

"(Memilih jalur prestasi) itu untuk memotivasi sang anak sehingga prestasinya merasa dihargai. Akhirnya mereka punya kebanggaan," ujar Anne. Menurutnya, anaknya sudah bekerja keras untuk meraih prestasi tersebut dan itu perlu diapresiasi.

Sementara itu, istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil juga mendaftarkan anak bungsunya, Camillia Laetitia Azzahra (Zahra). Atalia mendaftarkan anaknya ke SMA 3 Bandung.

Zahra mendaftar di SMA 3 melalui jalur perpindahan orang tua yang kuotanya hanya lima persen dari PPDB tahun ini. Jarak SMA 3 cukup dekat dengan tempat tinggalnya saat ini di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA