DPRD Garut Respon Desakan Pembentukan Pansus Pasar Leles

Daerah

Kamis, 13 Juni 2019 | 18:29 WIB

190613183057-dprd-.jpg

KOMISI II DPRD Kabupaten Garut, segera menindaklanjuti desakan pembentukan panitia khusus (Pansus) proyek pasar Leles yang mangkrak dan menimbulkan keuangan negara sebesar Rp800 juta. Hal tersebut diungkapkan, Ketua Komisi II DPRD Garut, Dudeh Ruhiat, Kamis (13/6/2019).

"Kami Komisi II, akan segera menindaklanjuti dengan berkomunikasi dengan pimpinan DPRD terkait pembentukan Pansus," katanya.

Dudeh menuturkan, selain akan meresfon pembentukan pansus pasar Leles, pihaknya akan menyikapi persoalan terkait banyaknya pembangunan yang bermasalah. Apalagi Bupati Garut juga kecewa dengan bermasalahnya pembangunan seluruh Puskesmas di Kabupaten Garut.

"Bukan pasar Leles saja, kita akan menyikapi seluruh pembangunan yang mangkrak, seperti SOR, Art Centre dan pembangunan jalan yang kualitasnya buruk," cetusnya.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD Garut sudah banyak mendapatkan laporan terkait banyak persoalan pembangunan yang di biayai pemerintah. Namun, dalam menindaklanjutinya baru sekarang ini termasuk akan langsung turun kelapangan meninjau pembangunan yang memang diduga ada penyimpangan.

Diberitakan sebelumnya, pakar PISP, Hasanudin, mendesak DPRD Kabupaten Garut untuk segera membentuk Pansus terkait gagalnya proyek pembangunan pasar Leles, yang dinilai merugikan keuangan negara sebesar Rp800 juta. Desakan tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga DPRD Garut sebagai lembaga pengawasan, budgeting dan legislasi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA