FMPG Soroti Studi Banding Pansus RTRW ke Jogja

Daerah

Kamis, 13 Juni 2019 | 14:56 WIB

190613145750-fmpg-.jpg

REVISI Peraturan Daerah (Perda) rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Garut No 29 Tahun 2011 sudah mendapatkan persetujuan oleh Pemerintah Pusat dan saat ini sedang dilakukan oleh pansus DPRD Kabupaten Garut. Namun, hal tersebut tidak akan berjalan mulus karena Perda RTRW Provinsi Jawa Barat belum di tetapkan.

Kendati penetapan revisi Perda RTRW akan ada kendala dalam penetapan, namun Pansus RTRW tetap bertolak ke Jogja untuk studi banding.

Hal ini disoroti oleh Forum Masyarakat Peduli Garut (FMPG). Forum ini menilai studi banding Pansus Revisi RTRW ke Jogja banyak keganjilan. karena sebenarnya, revisi sudah mendapatkan persetujuan.

"Idealnya studi banding itu dilakukan saat pembahasan awal, ini kan sudah mendapatkan persetujuan yang diajukan pada tahun 2014 lalu. Kenapa harus study banding lagi? Apalagi sekarang Perda RTRW Jawa Barat belum di tetapkan sebaiknya ditunda dulu," ujar koordinator Forum Masyarakat Peduli Garut (FMPG), Rawink Rantik, Kamis (13/6/2019).

"Alangkah baiknya pembahasaannya dilakukan di Garut dengan memanggil stakeholder terkait," katanya.

Sementara itu, Ketua Pansus Perda RTRW, Dudeh Ruhiat, mengatakan studi banding merupakan salah satu proses dalam pembahasan. Dipilihnya Jogja itu mengikuti DPRD Provinsi Jawa Barat yang terlebih dahulu melakukan studi banding.

"Ini proses dalam pengkajian hasil persetujuan revisi Perda RTRW oleh Pemerintah Pusat," ùcapnya saat dihubungi.

Terkait Pemerintah Jawa Barat yang belum menetapkan Perda RTRW, Dudeh menuturkan, sudah ada koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kita juga akan kosultasi dengan Pemrov Jabar dan biro hukum. Kita tidak ada intervensi dari pihak eksekutif dalam melakukan pembahasan revisi perda RTRW," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR