Libur Lebaran Telah Usai, Kemacetan Masih Terjadi di Kabupaten Garut

Daerah

Rabu, 12 Juni 2019 | 20:12 WIB

190612201305-libur.jpg

Agus Somantri

MESKIPUN Operasi Ketupat 2019 telah berakhir, namun kemacetan masih terjadi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Garut. Hal itu karena masih adanya arus balik yang dilakukan pemudik.

Kapolres Garut, AKBP Nudi Satria Wiguna mengatakan, selain pemudik kemacetan yang terjadi juga disebabkan karena banyaknya para wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Garut, serta yang menghadiri acara halal bihalal baik dengan keluarga maupun kolega atau teman-temannya.

"Ya, bukan hanya sama pemudik, malah sekarang ini kebanyakan didominasi sama wisatawan atau warga yang mau halal bihalal," ujarnya, Rabu (12/6/2019).

Menurut Budi, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, kepolisian pun masih melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai kemacetan.

Apalagi sampai saat ini masih banyak yang berkunjung ke Garut, terutama untuk berlibur ke sejumlah obkek wisata.

"Seperti kemarin, saya tanya ke pengendara sepeda motor. Dia dari Bandung sama isteri dan anaknya sengaja mau liburan ke Pantai Sayangheulang Pameungpeuk. Jadi masih banyak yang datang ke Garut ini," ucapnya.

Budi menyebut, pada musim mudik tahun ini, pemudik yang menggunakan jalur selatan mengalami penurunan bila dibanding tahun kemarin. Ia menuturkan, adanya jalan tol Trans Jawa sangat berpengaruh.

"Kalau enggak ada tol, mungkin bisa dua kali lipat yang menggunakan jalur selatan," katanya.

Meski pemudik menurun, lanjut Budi, tapi tetap banyak wisatawan yang datang sehingga terjadi kemacetan. Ia menambahkan, kemacetan juga disebabkan para pemudik yang hanya sebentar menikmati libur lebaran.

"Berbeda dengan tahun lalu yang masa libur saat arus baliknya lebih panjang. Jadi sekarang ini semua tertumpuk di hari yang sama. Ditambah banyaknya wisatawan. Jadi macetnya berhari-hari," ucapnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA