TPA Panembong dan Kebon Bambu di Subang Terbakar

Daerah

Rabu, 12 Juni 2019 | 17:40 WIB

190612174214-tpa-p.jpeg

Dally Kardilan

Petugas Damkar Subang saat berusaha memadamkan titik api yang membakar sampah di TPA Penembong, Subang

KEBAKARAN terjadi di tempat pembuangan akhir (TPA) milik Pemkab Subang di TPA Panembong, Kelurahan Parung Kecamatan Subang, Rabu (12/6/19). Kebakaran tersebut diduga berasal dari tumpukan sampah yang berada di pinggiran sungai Cilamatan.

"Kita juga tidak mengetahui jelas asal api yang tiba-tiba muncul ditumpukan bawah atau sekitar 200 meter, " ujar Plt Kepala Dinas LH dan Kebersihan Kab Subang, DR.H.Yayat Sudrajat yang dihubungi, Rabu.

Dikatakannya, kebakaran itu terjadi di zona tiga TPA dengan luasan sekitar setengah hektar. Menurutnya, kebakaran ini bukan yang pertama dan terjadi akibat timbunan sampah yang menggunung ditambah cuaca yang panas, timbunan sampah itu pun terbakar. 

“Awal kebakarannya sendiri diketahui menjelang siang dan sudah terlihat kepulan asap dan api dibibir sungai kurang lebih 3 meteran, sedangkan jarak ke perkampungan pendudukan masih jauh sekira 800 meter,“ katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Sebab, para pemulung sudah mengetahui sejak awal terjadinya kebakaran. Namun dikhawatirkan bila dibiarkan menimbulkan asap tebal dan menjalar ke ilalang yang dekap dengan pemukiman.

Kabid Damkar Satpoldam Subang, Dede Rosmayandi didampingi Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Wawan Irawan mengatakan kalau pihaknya mengerahkan 2 unit pemadam kebakaran.

“Kita sempat kesulitan selain jarak titik api yang agak jauh dari kendaraan juga pengambilan air pun tidak ada di wilayah tersebut sehingga alatnya dibawa ke pinggir sungai,“ ujarnya.

Selesai dari sana, petugas pemadam Pemkab Subang pun terus meluncur ke daerah Kalijati tepatnya di Kalijati Timur berbatasan dengan Desa Kaliangsana karena dilaporkan kebun bambu di sana terbakar.

Kebun bambu milik Karjo yang terbakar seluas 1 hektar diduga akibat adanya salah seorang warga yang membakar puing-puing bambu dan lama-lama api membesar menjalar ke areal kebun dan api berhasil dipadamkan sekira 2 jam lebih.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR