Move On ke Bright Gas, Pelaku Usaha Kuliner Garut Diapresiasi

Daerah

Senin, 20 Mei 2019 | 20:33 WIB

190520203605-move-.jpg

Robi Taufik Akbar

PERTAMINA  Marketing Operation Region (MOR) III melalui produk unggulannya Bright Gas, bekerjasama dengan Hiswana Migas serta agen LPG di Kabupaten Garut berbagi berkah dalam program BEDUK (Buka Bareng Usaha Mikro & Komunitas). Para pelaku usaha kuliner yang telah move on (beralih) menggunakan produk LPG Bright Gas, diberi kesempatan membawa produk kulinernya dalam aksi amal, buka puasa bersama anak yatim.

Kegiatan kolaboratif ini sekaligus menjadi ajang apresiasi kepada pelaku usaha kuliner terpilih, khususnya yang telah move on menggunakan LPG Bright Gas, yang dilibatkan membawa hasil produknya dalam program BEDUK.

Humas Hiswana Migas Garut, Evi Hartaz didampingi Unit Manager Communication & CSR MOR III Dewi Sri Utami menjelaskan, melalui program BEDUK, Pertamina MOR III sekaligus bersilahturahmi dengan sejumlah Usaha Mikro kuliner di Kabupaten Garut yang telah setia menggunakan si pink Bright Gas untuk memamerkan produk kuliner unggulannya. Program ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi cara aman menggunakan LPG dengan pelaku usaha kuliner yang tergabung dalam Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

“BEDUK mengapresiasi pelaku usaha kuliner mikro yang sudah beralih menggunakan rangkaian produk LPG non subsidi Bright Gas. Kami harap pelaku usaha kuliner lainnya di wilayah Kabupaten Garut yang sudah tergolong berkembang dapat terinspirasi untuk tidak lagi menggunakan LPG subsidi. Sehingga penggunaan produk LPG subsidi 3 kg benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat tidak mampu,” ujar Evi, Senin (20/5/2019)

Evi mengatakan, Pertamina MOR III juga menghimbau pelaku usaha kuliner di Kabupaten Garut untuk menggunakan LPG dengan cara yang benar, aman, dan juga menggunakan aksesoris yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) agar resiko terjadinya insiden dapat dicegah.

“Sebelum memasang LPG, wajib memastikan bahwa tabung jauh dari sumber api. Pastikan bahwa kondisi ruangan memiliki ventilasi yang cukup, kemudian cek kembali kompor dan selang sebelum memulai memasak. Pastikan karet penyekat sudah terpasang dengan benar, tidak rusak maupun sobek, dan sesuai SNI. Selang harus terpasang erat dengan penjepit regulator maupun kompor. Jangan sampai selang tertindih maupun tertekuk,” kata Evi.

Evi menjelaska, rangkaian produk Bright Gas yaitu 5,5 kg, 12 kg, dan Bright Gas Can memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk LPG subsidi 3 kg maupun Elpiji 12 kg. Seluruh tabung Bright Gas telah dilengkapi dengan Double Spindle Valve System atau katup pengaman ganda. Jika salah satu katupnya rusak, gas tidak akan langsung keluar dari tabung tetapi akan tertahan oleh katup pengaman yang lain.

“Ini yang membuat rangkaian produk Bright Gas dua kali lebih aman dari adanya kebocoran. Selain itu, isi tabung Bright Gas juga lebih terjamin dan konsumen dapat memastikan keaslian tabung karena sudah dilengkapi dengan segel hologram,” jelas Evi

Pelaku usaha kuliner maupun masyarakat di Kabupaten Garut dapat menemukan Bright Gas di sejumlah outlet seperti minimarket modern.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR