Dibongkar Pengusaha, Pintu Klinik Jiwa Terpaksa Ditutup Triplek

Daerah

Kamis, 16 Mei 2019 | 14:37 WIB

190516143742-dibon.jpg

Robi Taufik Akbar

PASCA dibongkar oleh pengusaha baja, pintu depan Klinik Jiwa yang berada di Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Garut Jawa Barat, ditutup menggunakan triplek oleh Pemerintah Kecamatan setempat.

"Ya, pintunya di bongkar kembali oleh pengusaha yang memasang pintu. Kami hanya untuk mengamankan aset yang ada di dalamnya saja," ujar Camat Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, Kamis (16/5/2019).

Dikatakan Rena, pihaknya tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab di bongkar kembali pintu yang sudah terpasang oleh pengusahanya. "Coba tanyakan langsung ke Dinas Kesehatan ya kang," katanya.

Sementara Herwansyah, pengusaha alumunium yang melakukan pembongkaran kembali pintu, mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi kalau pintu sudah kembali di tutup paska pintu utama dibongkar.

"Ya, terserah mau di tutup pakai triplek juga, asalkan pengusaha yang mendapatkan pekerjaan pembangunan Klinik Jiwa membayar sisa tunggakannya," ujarnya.

Herwansyah juga mengaku, akan kembali melakukan pembongkaran seluruh pintu yang telah dipasang jika pihak pengusaha tidak ada niatan untuk membayar sebesar Rp 59 juta.

"Ya, kalau tidak di bayar sampai minggu depan, kita akan kembali melakukan pembongkaran kembali," tegasnya.

Herwansyah mengaku, ada orang dinas yang telah berkomunikasi agar pintu yang sudah di bongkar kembali dipasang dengan jaminan akan di bayar setelah proses pencairan selesai.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Garut, Nurholis, saat dikonfirmasi melalui ponselnya menjawab harus ketemu dulu baru bisa memberikan komentar.

"Ya, nanti setelah dari Kejaksaan kita bisa ketemu dulu ya kang," singkatnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR