Pasangan Mahasiswa Bukan Suami Istri Kedapatan Berduaan Di Kamar Hotel

Daerah

Selasa, 14 Mei 2019 | 18:35 WIB

190514183559-pasan.jpg

Septian Danardi

PETUGAS Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota kembali menjaring pasangan mesum di sejumlah hotel di kawasan Kota Tasikmalaya, Selasa (14/5/2019) tengah malam sekitar pukul 00.00 wib. Dalam razia cipta kondisi ramadan tersebut lagi-lagi petugas menjaring mahasiswa pasangan bukan muhrim yang tengah berduaan di dalam kamar hotel

Meski di bulan suci kegiatan prostitusi di hotel kelas melati di Kota Tasikmalaya kerap saja terjadi. Himbauan dan ajakan serta resiko dari berganti-ganti pasangan hingga tindakan hukumnya, sudah sering digelorakan baik oleh Kepolisian maupun oleh para ulama dalam berbagai kesempatan. Bahkan razia oleh aparat Kepolisian. Namun tetap saja prostitusi di Kota Tasikmalaya, seolah kucing-kucingan dengan aparat penegak hukum.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro mengungkapkan, Dalam operasi pekat tersebut, aparat mulai menyisir hotel di kawasan Kecamatan Kawalu. Dalam penggerebegan itu telah di amankan satu pasangan diluar nikah yakni MM (22) warga Kabupaten Ciamis dan RR (20) warga Kabupaten Tasikmalaya. Pasangan muda-mudi tersebut masih berstatus mahasiswa.

Pasangan tersebut tidak bisa mengelak saat kartu identitas mereka berdua diperiksa petugas. Dalam identitas itu domisili berbeda dan status keduanya masih pelajar atau mahasiswa. Meski mereka mengaku hanya sekedar menginap setelah perjalanan jauh di hotel tersebut.

Kemudian penyisiran dilanjut kembali di hotel kawasan Jalan RE Martadinata. Di lokasi tersebut, aparat mendapati satu pasangan di luar nikah sedang bermesraan di dalam kamar, yaitu DD (27) warga Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah dan ER (23) warga Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, petugas juga mengamankan dua org wanita tunasusila yang diduga sedang menunggu "tamu" yakni, TS (37) warga Kiara Condong, Bandung dan MN (32) warga Kabupaten Garut.

Mereka kemudian dibawa ke Mako Polres Tasikmalaya Kota untuk didata dan berikan pembinaan agar tidak melakukan kembali perilaku tidak baik tersebut.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR