Sumhar Suhari Hilang Saat Menyelam Cari Ikan

Daerah

Jumat, 15 Maret 2019 | 20:20 WIB

190315202242-sumha.jpg

NASIB nahas menimpa Sumhar Suhari alias Maulana (45), warga Kampung Mancagahar RT 03 RW 06, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Pria yang berprofesi sebagai nelayan tersebut hilang diduga terbawa arus saat menyelam mencari ikan di kawasan Pantai Cipalawah, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

Kapolsek Cibalong, AKP Ridwan Tampubolon, menyebutkan, korban hilang pada Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga Jumat (15/3/2019) malam, tim SAR yang melakukan pencarian masih belum berhasil menemukan korban.

Menurut Ridwan, berdasarkan informasi yang didapatnya dari warga, korban datang ke Pantai Cipalawah pada Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 07.00 WIB dengan menggunakam sepeda motor jenis Honda Warna Hitam Merah dengan Nomor Polisi D 6081 CS dan memarkirkan kendaraannya di depan sebuah warung.

"Setelah itu korban langsung mencari ikan sampai siang hari. Jam 14.00 sebenarnya korban sudah diperingati sama warga yang sedang mancing agar tidak menyelam karena gelombang akan pasang," ujar Ridwan saat dihubungi, Jumat (15/3/2019).

Namun meskipun sudah diperingati warga jika gelombang laut akan pasang, lanjut Ridwan, korban tak mengindahkannya dan tetap menyelam untuk menangkap ikan memakai alat busur panah.

Diungkapkan Ridwan, pada Kamis (14/3/2019) sore sekitar pukul 16.00, pihaknya mendapat informasi jika korban tenggelam. Ia menduga, korban kelelahan atau tersangkut sesuatu saat menyelam. Hingga malam hari, warga dan petugas berusaha melakukan pencarian, namun korban tak berhasil ditemukan.

"Hari ini kami minta bantuan dari Basarnas untuk mencari korban. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda korban ditemukan," ucapnya.

Ridwan menyebut, gelombang laut di kawasan pantai selatan Garut memang cukup tinggi. Namun begitu, masih banyak nelayan yang mencari ikan dengan cara menyelam.

"Warga beranggapan, jika sudah terbiasa mencari ikan dalam gelombang yang tinggi. Namun aspek keselamatan kurang diperhatikan," katanya.

Humas Basarnas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, menuturkan pihaknya sudah mengirim satu tim untuk melakukan pencarian korban di kawasan Pantai Cipalawah, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong.

"Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyusuran di sepanjang pantai untuk mencari korban," ujarnya.

Namun berdasarkan pertimbangan teknis di lokasi dan sesuai hasil evaluasi tim SAR gabungan, terang Joshua, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Sabtu (16/3/2019) besok pagi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR