Hak Jawab PT Uno Tanoh Seuramo Soal Revitalisasi Pasar Leles

Daerah

Senin, 11 Maret 2019 | 12:22 WIB

190311122321-hak-j.jpg

Robi Taufik Akbar

PT Uno Tanoh Seuramo sebagai pemenang tender pembangunan Pasar Leles, Kabupaten Garut, membantah telah men-subkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Selain itu, PT Uno Tanoh Seurano juga membantah soal dugaan bagi-bagi uang dan memberikan penjelasan soal tersendatnya pengerjaan revitalisasi pasar tersebut.

"Bahwa PT Uno Tanoh Seuramo men-subkontrakkan pekerjaan revitalisasi Pasar Leles, itu tidak benar," ujar Kontraktor Pelaksana PT Uno Tanoh Seuramo, Ali Rizky Alkatiri yang didampingi wakilnya, Ikbal, kepada galamedianews.com, Minggu (10/3/2019).

Bantahan tersebut menjadi hak jawab PT Uno Tanoh Seuramo atas pemberitaan galamedianews.com berjudul "Pembangunan Pasar Leles Terhenti, Pemkab Garut Merasa Ditipu Pemenang Tender" yang dirilis pada 26 Februari 2019.

Berita tersebut didasarkan pada pernyataan Bupati Garut, Rudy Gunawan yang mengaku kecewa lantaran pembangunan Pasar Leles yang molor. Soal ini, PT Uno Tanoh Seuramo juga memberikan klarifikasinya.

"Bahwa terkait diberhentikannya pembangunan Pasar Leles, itu hoax belaka. Soal tersendatnya pekerjaan karena ada penjegalan oleh oknum tertentu, pada faktanya Bupati dengan tegas agar menyelesaikan pekerjaan Revitalisasi Pasar Leles kepada pihak pemenang tender yaitu PT Uno Tanoh Seuramo," beber Ali.

Soal adanya dugaan bagi-bagi uang sebesar Rp 1,7 miliar yang dilakukan oknum Dinas PUPR Garut, Ali juga menyebut sebagai fitnah dan bohong. "Itu tidak benar adanya," tegas Ali.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR