Pacu Daya Saing UKM di Tasikmalaya dengan JNE Ngajak Online 2019

Daerah

Kamis, 7 Februari 2019 | 18:25 WIB

190207184642-pacu-.jpg

Septian Danardi

RATUSAN pelaku ekonomi kecil menengah Kota Tasikmalaya ikuti workshop UKM dan Online Seller mengemas produk dan strategi digital yang digelar atas prakarsa JNE, Kamis (7/2/2019). Dikarenakan produk-produk hasil karya masyarakat memiliki nilai jual dan berpotensi besar untuk dikembangkan, karena memiliki keunikan tersendiri sesuai karakteristik daerah asalnya.

Melihat hal tersebut, JNE menangkap dan menginisiasi untuk menyelenggarakan program pemberdayaan komunitas, dengan tujuan meningkatkan kualitas para UKM di berbagai daerah sebagai produsen atau pemasar dari produk khas Tasikmalaya.

Edukasi tentang pentingnya akun digital dan strategi penjualan di era digital harus terus diberikan kepada wirausahawan.

"Tahun ini, JNE kembali menggelar program untuk meningkatkan potensi UKM, yaitu workshop atau seminar “JNE Ngajak Online 2019” bertema “Mengemas Produk & Strategi Digital”di 16 kota di seluruh Indonesia. Tasikmalaya merupakan kota kelima," kata Branch Manager JNE Tasikmalaya, Dedy Heri KH, usai pelaksaan pelatihan.

Menurutnya, program berisi pelatihan gratis bagi pengusaha dan UKM ini bertujuan agar produk berkualitas yang dihasilkan dapat dipasarkan secara luas melalui langkah – langkah strategis, salah satunya dengan memanfaatkan cara pengemasan dan tampilan produk sehingga nilai jual dapat terdongkrak lebih tinggi.

"UKM di Tasikmalaya memiliki potensi besar karena begitu banyak produk-produk khas dan asli buatan masyarakat disini yang kompetitif untuk dipasarkan ke seluruh nusantara, bahkan luar negeri, salah satu produk andalan yang tergabung dalam layanan PESONA (Pesanan oleh – oleh Nusantara) dari Tasikmalaya yaitu Rangginang Alit. Karena itulah JNE hadir dan menyelenggarakan program “JNE Ngajak Online 2019” untuk memberikan inspirasi mau pun pengetahuan lebih kepada para pengusaha di Tasikmalaya dan sekitarnya, agar bisnis yang dijalankan dapat terus berkembang dengan meningkatnya angka penjualan," paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga hari ini hampir 200 sales counter JNE tersebar diseluruh wilayah, mulai dari Tasikmalaya Kota, Ciamis, Pangandaran dan Banjar. Dengan memperkuat jaringan dan inovasi di berbagai sektor seperti IT, SDM, dan infrastruktur. Hal tersebut untuk memaksimalkan seluruh layanan dengan menyambungkan kebahagiaan, bukan hanya antara pengirim dan penerima paket saja, namun dengan masyarakat dari berbagai kalangan, sesuai dengan tagline “Connecting Happiness”.

Salah satu narasumber Praktisi Digital Marketing, Natalie didepan 100 pelaku UKM dan entrepreneur mengatakan, berbagai hal mengenai pentingnya pengemasan serta pengambilan foto tampilan produk dalam menunjang promosi penjualan. Natalie pun mengungkapkan bahwa di berbagai daerah, seperti halnya Tasikmalaya, telah memiliki produk yang kompetitif dan berkualitas, namun masih banyak produsen atau pebisnis yang belum dapat memanfaatkan strategi berjualan online secara maksimal.

Hal yang tidak kalah pentingnya, kata Natalie, adalah pemahaman tentang cara-cara mau pun strategi distribusi dari produk-produk yang dihasilkan, baik di dalam kota mau pun ke seluruh Indonesia, bahkan pengiriman paket keluar negeri.

Sementara Sales and marketing JNE Tasikmalaya Zaim Kamil memaparkan strategi pengiriman paket. Selain penjelasan strategi distribusi paket serta pemasaran pada e-commerce, JNE juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendaftar langsung menjadi member JNE Loyality Card (JNE) di tempat acara dan langsung mendapatkan 10 bonus poin.

Saat ini sudah ada 200 member JLC tergabung di Tasikmalaya yang dapat menggunakan beragam kemudahan dan fasilitas dari JLC . JNE Ngajak Online 2019 pun semakin meriah dengan adanya games menarik dan doorprize yang dibagikan dalam kegitan ini.

Di samping menggelar pelatihan, JNE pun mengadakan “JNE Ngajak Ngirim” yaitu program gratis ongkos kirim yang berlaku sehari setelah acara “JNE Ngajak Online” digelar. “JNE Ngajak Ngirim” berlaku di service Reguler untuk pengiriman paket dengan tujuan di dalam kota yang sama, dan pengiriman antar kota dalam 1 provinsi. Khusus di Tasikmalaya, JNE Ngajak Ngirim digelar pada 8 Februari 2019.

Program gratis ongkir ini digelar di 16 kota tempat digelarnya “JNE Ngajak Online”, yaitu Lampung, Karawang, Cirebon, Sukabum, Tasikmalaya, Cilacap, Magelang, Madiun, Kediri, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Kendari, Ternate, dan Timika. Bukan hanya itu, untuk memaksimalkan dukungan terhadap UKM lokal menuju pasar global, JNE pun telah mempersiapkan layanan JNE Internasional Shipment yang dapat mendistribusikan paket pelanggan ke lebih dari 250 negara utama di semua benua.

Salah satu peserta yang juka pelaku UKM Lilis suryani (27) menyebutkan, pelatihan ini sangat bermanfaat terlebih untuk lebih mengembangkan pemasaran produk rajutan yang dibuatnya. Selain belajar marketing juga bisa mengembangkan produk miliknya."Usaha kerajianan membuat sepatu rajut, dompet dan tas rajut. Dengan pelatihan ini, membantu market lebih luas, lebih tahu bagaimana foto digital untuk makerting online," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR