Perkumpulan Jurnalis Tasikmalaya Peringati HPN Tanam Pohon di Gunung Galunggung

Daerah

Kamis, 7 Februari 2019 | 14:46 WIB

190207144654-perku.jpg

Septian Danardi

DALAM rangka peringati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Perkumpulan Jurnalis Tasikmalaya adakan penanaman pohon di kawasan Gunung Galunggung, Kamis (7/2/2019). Selain penanaman pohon, agenda tersebut memberikan edukasi mengenai berita hoax kepada ratusan peserta mahasiswa dan pelajar SMA oleh Jurnalis Pikiran Rakyat, Bambang Arifiyanto.

Dalam edukasi tersebut disampaikan pemahaman terkait pentingnya tabayun sebelum menyebar luaskan berita yang diperoleh dari media sosial maupun dari pesan berantai. Sehingga bisa memutus mata rantai berita bohong atau tidak terus menyebar dan turut menyebarkan.

Edukasi tentang hutan juga diberikan oleh pihak perhutani, Yaya, guna lebih mengenalkan tentang pentingnya peduli lingkungan khusunya hutan Gunung Galunggung. Salah satu contoh mengenai para pengunjung yang membawa botol bekas minuman yang secara tidak disadari membuangnya secara sembarangan. Bayangkan jika satu pengunjung membuang satu botol dan dalam satu hari 1000 pengunjung ada 1000 botol yang berserakan di wisata Gunung Galunggung.

Ketua panitia Hendra Herdiana jurnalis Metro TV menyebutkan, dalam peringati HPN mengajak mahasiswa dan pelajar untuk ikut menanam pohon. Selain itu, ada edukasi agar mahasiswa dan pelajar sebagai generasi penerus bangsa, pihaknya ingin memberikan sesuatu bagi mereka bagaimana cara mencintai lingkungan dan kepedulian terhadap ekosistem dan kelestarian hutan.

Ia menyebutkan, HPN harus menjadi sesuatu yang bermakna bagi masyarakat tidak hanya jurnalis itu melulu dengan berita. "Jurnalis bukan hanya memberitakan saja, tapi juga dengan edukasi dilapangan secara langsung kepada pelajar dan mahasiswa lebih bisa bermakna," katanya.

Dikatakanya pohon yang ditanam adalah pohon kopi dan pohon kemiri dan pohon tersebut langsung ditanam oleh mahasiswa dan pelajar serta TNI Polri.

Sementara Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Nur Ahmad mengatakan, pihaknya mengapresiasi agenda yang dilaksanakan oleh jurnalis dalam peringatan HPN ini. Bersyukur bisa bersilaturahim dengan insan pers serta pelajar dan mahasiswa. Penghijauan atau pelestarian mendapat atensi atau perhatian seluruh elemen bahkan presiden memberikan atensi terkait kelestaian alam.

Makanya, kata Nur Ahmad, pihaknya mengajak mahasiswa dan pelajar untuk hutan harus dijaga kelestariannya. "Generasi muda jangan sampai berdiam saja, tapi harus jadi corong atau motor penggerak terkait pelerstarian alam. Sebab, suatu saat kandungan oksigen dan air menipis sehingg perlu upaya untuk melestarikannya. Semua bertanggung jawab terhadap lestarinya alam. Sehingga menanam pohon jangan sampai menunggu musim tanam saja. Tapi dimana ada lahan kosong dan mempunyai bibitnya langsung tanam," katanya.

Peran pers sendiri dalam pelestarian hutan, kata Nur Ahmad, sangat penting sekali. Pers secara independen menyampaikan informasi temuan dilapangan terkait apa yang terjadi dan kerusakan hutan. Baik itu secara disengaja maupun bencana alam.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar saat berwisata ke Galunggung jika menemukan sampah plastik ikhlas untuk mengambil dan membuangnya ke tempat sampah.

Salah satu peserta mahasiswa Poltekes Kemenkes Tasikmalaya, Tiara Ayu Pratama menyebutkan baru pertama kali mengikuti peringatan Hari Pers Nasional. Apalagi peringatan kali ini melakukan penanam pohon. Selain itu, ada edukasi juga terkait pemberitaan juga pelestarian hutan, diamini peserta lainnya pelajar SMU 1 Tasikmalaya, Kevin.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR