Modus Baru COD-an, Komplotan Pelaku Curas Diringkus

Daerah

Jumat, 18 Januari 2019 | 18:15 WIB

190118181614-modus.jpg

Achmad Zall

KOMPLOTAN pencurian dengan kekerasan (curas) yang berjumlah empat orang, dengan modus baru "cod-an" terhadap calon korbannya, berhasil diringkus Tm Gabungan Reskrim Polsek Tangsari, Polsek Pamulihan dan Team Buser Polres Sumedang, Kamis (17/1/2019) malam.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, saat menggelar pres release di Mako  Polres Sumedang, Jumat (18/1/2019), menyebutkan keempat pelaku itu, yakni JR, AG, CN, dan CS penduduk Cimanggung Kab.Sumedang.

Mereka diringkus setelah penyidik melakukan pengembangan atas laporan korban Mich.Rizki Ramdani warga Indrajaya Kec.Salem Kab.Brebes, di Polsek Tanjungsari, Selasa (15/1/2019).

Pada hari itu, sekira pukul 22.00 Wib, bertempat di Dusun Cibogo Desa Raharja Kec. Tanjungsari Kab. Sumedang, korban diajak saksi Diki melakukan transaksi "cod-an" jual beli handphone dengan pelaku, yang diawali komunikasi lewat facebook.
 
Tak berselang lama, muncul dua orang pelaku, JR dan AG dengan menggunakan sepeda motor, dan menawarkan handphone Merk Siomi.

Sesaat kemudian datang lagi dua orang pelaku CN dan CS menggunakan sepeda motor. Kedua pelaku itu langsung mengancam dengan menodongkan pisau, sambil membentak supaya korban menyerahkan Handphone Merek OPPO dan uang.

"Setelah merampas hanphone dan uang sebanyak Rp.900.000, pelaku langsung kabur," kata Hartoyo.

Berbekal informasi dan ciri-ciri pelaku yang sampaikan korban, tim gabungan akhirnya berhasil meringkus pelaku, di tempat persembunyiannya. Turut diamankan sebagai barang bukti, 2 unit sepeda motor, 2 buah handphone dan 2 bilah pisau milik pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku di jerat pasal 368 KUHP , dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun. "Ini termasuk modus baru kejahatan yang berhasil kami ungkap," ujar Hartoyo.

Pada kesenpatan ini, Hartoyo mengimbau kepada masyarakat, agar menggunakan aplikasi jual beli online yang resmi. Sehingga mereka bisa terhindar dari pelaku kejahatan. "Dan kalau pun melakukan transaksi "cod-an" hindari waktu di malam hari, dan usaha di tempat yang ramai," imbuhnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR