Aksi Massa GMNI Tolak Presiden Jokowi Dihadang Aparat

Daerah

Jumat, 18 Januari 2019 | 14:54 WIB

190118145521-aksi-.jpg

Robi Taufik Akbar

AKSI massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Garut untuk menolak kunjungan kerja Presiden Joko Widodo mendapat pengekangan dari aparat kepolisian di Jln. Otto Iskandar di Nata sebelum sampai titik kumpul Aksi di Simpang lima. Gerakan massa aksi ini di hadang oleh segenap aparat kepolisian dari Pollres Kabupaten Garut.

Massa GMNI menuntut penolakan aksi tersebut yang hanya diarahkan oleh aparat kepolisian untuk berorasi di depan sekretariat Cabang GMNI Kabupaten Garut.

Yusuf Abdullah aktivis GMNI Garut disela aksi mengatakan pada masa aksi bahwa; "kawan  ..kawan... ini sebuah penghinaan untuk GMNI, penghinaan bagi hak berpendapat, bahkan  penghinaan bagi Undang Undang Negara Republik Indonesia," ucapnya.

"Kita aksi, hanya untuk menyampaikan kepada publik tentang kekecewaan kita terhadap Presiden Joko Widodo, bukan mau bikin aksi anarkis".

"Kita, layaknya sebagai warga Kabupaten Garut, ingin menyambut Presiden Joko Widodo di Kabupaten Garut yang sangat amazing ini," kata Yusuf.

Aksi massa ini berujung pada kekecewaan GMNI terhadap sikap aparat kepolisian yang bertindak seolah-olah hukum dan aturan itu hanya dimiliki oleh mereka.

Sampaikan berita ini di turunkan, belum ada lagi sikap yang disimpulkan oleh GMNI pasca penghadangan masa oleh aparat.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR