Dipotong Rp 25.000/Bulan, Uang Iuran Korpri Ciamis Tak Jelas

Daerah

Rabu, 12 Desember 2018 | 15:41 WIB

181212154415-dipot.jpg

Pepi Irawan

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, H. Asep Sudarman

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, H. Asep Sudarman meminta kepada pengurus Korpri lebih transparan terkait penggunaan iuran anggota yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini penting karena menyangkut kesehjahteraan anggota.

"Kalau tidak diaudit tetap menjadi suatu pertanyaan bagi seluruh PNS di Kabupaten Ciamis," kata Asep di ruang kerjanya, Rabu (12/12/2018).

Konfirmasi Asep diberikan terkait informasi yang menyebutkan gaji sekitar 10.843 PNS di Kabupaten Ciamis diduga dipotong langsung sebesar Rp 25.000/bulan untuk iuran anggota Korpri. Jika dikalkulasikan, angkanya sangat fantastik. Namun, sampai saat ini laporang pertanggungjawabannya masih belum jelas lantaran vakumnya kepengurusan.

Asep mengatakan, pemegang jabatan tertinggi di Pemkab Ciamis, dirinya patut menanyakan fungsi kepengurusan Korpri yang saat ini karena dinilai vakum. Tetapi, diakuinya pemotongan jalan terus.

"Ya, setiap bulannya kalau tidak salah dipotong iuran Korpri Rp 25.000. Tetapi bupati atau saya tidak pernah tahu pelaporannya seperti apa," jelasnya.

Seharusnya, kata Asep, keuangan Kopri diaudit oleh akuntan indenpenden setiap tahunnya supaya tidak ada pertanyaan ataupun salah persepsi. Sebab, katanya, jumlah sangat besar dan harus diketahui publik.

Diakui Asep, dari hasil Musda, seharusnya ia menjabat sebagai Ketua Korpri. Namun sampai saat ini, pertangungjawaban dari pejabat lama terkait pengunaan dana Kopri belum pernah ada.

"Ya katanya sekarang saya sudah tidak diakui dan masih oleh kepengurusan yang lama," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR