181109211845-longs.jpg

Agus Somantri

Unsur Muspika Kecamatan Cisewu bersama bersama warga membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan provinsi di kawasan Rancabuaya, tepatnya di betulan Kampung Limus Tiga RT 003 RW 005, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jumat (9/11/2018).

Longsor di Cisewu Tutup Jalan Provinsi

Daerah

Jumat, 9 November 2018 | 21:16 WIB

Wartawan: Agus Somantri

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut pada Kamis (8/11/2018) dan Jumat (9/11/2018), menyababkan terjadinya longsor di sejumlah ruas jalan di kawasan Garut Selatan, tepatnya di Kecamatan Cisewu. Selain itu, hujan juga menggenangi beberapa ruas jalan di kawasan perkotaan.

Komandan Koramil (Danramil) Cisewu, Letnan Satu Hariyanto, menyebutkan longsor yang terjadi di wilayahnya menimpa jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Garut di kawasan Rancabuaya, tepatnya di betulan Kampung Limus Tiga RT 003 RW 005, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu.

"Longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Longsor dipicu hujan yang turun cukup deras dan terus menerus sejak Kamis siang. Bahkan hingga saat ini (kemarin-red) hujan masih ada. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya longsor bebatuan dan tanah hingga menutupi sebagian badan jalan," ujarnya, Jumat (9/11/2018).

Menurut Hariyanto, material longsoran berupa bebatuan dan tanah dari tebing yang memiliki tinggi sekitar 30 meter tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun empat hanya bisa melintas dari satu arah saja. Ketebalan akibat longsoran yang mencapai sekitar dua meter dan lebar dua meter, terangnya, membuat jalur tak bisa digunakan dari kedua arah.

"Untuk kejadian tersebut, langsung kita tangani dengan menerjunkan sejumlah anggota Koramil, dan ada juga dari Polsek Cisewu dengan dibantu masyarakat. Dinas PU dari Provinsi Jawa Barat juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan," ucapnya.

Hariyanto pun memastikan, dalam kejadian (longsor) tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun jalur masih belum bisa dilewati dari dua arah, dan untuk sementara hanya satu arah karena masih ada material batu ukuran besar yang menutupi badan jalan.    

Sementara itu, selain mengakibatkan longsor di wilayah Cisewu, hujan deras yang turun pada Jumat (9/11/2018) juga menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan di kawasan perkotaan Garut, diantaranya di Jalan Muara Sanding, Pembangunan, Veteran dan sejumlah titik lainnya akibat meluapnya air dari saluran drainase.

Wawan (47), salah seorang warga Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota menuturkan jika luapan air dari drainase sempat menyebabkan sejumlah pekarangan rumah warga tergenang. Genangan air sendiri akibat saluran drainase yang terhambat sampah sehingga aliran air jadi tidak lancar dan tersumbat. Akibatnya air meluber ke pekarangan rumah-rumah warga.

“Genangan (air) ini sempat terjadi selama beberapa puluh menit dan saat itu juga warga langsung melakukan pengecekan dan pembersihan saluran air agar tidak tersumbat," katanya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR