181011141714-kanto.jpg

Dally Kardilan

Beberapa petugas dari Kejari Subang sedang melakukan penggeledahan di ruangan Disdikbud Subang.

Kantor Disdikbud Digeledah Kejari Subang

Daerah

Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:14 WIB

Wartawan: Dally Kardilan

KARYAWAN Dinas Penddikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jalan KS Tubun, Subang, Kamis (11/10/2018) siang, dikagetkan dengan kedatangan beberapa petugas dari Kejaksaan Negeri Subang (Kejari) didampingi petugas Polres Subang.

Kedatangan petugas yang dipimpin Kasipidsus, Faisal bersama 8 anggota penyidik dan intel akhirnya diterima oleh Kadisdikbud, H. Suwarna Murdias dan tanpa basa basi seluruh anggotanya masuk ke beberapa ruangan dan mengambil berkas-berkas. Setelah sekitar 1 jam berada di sana, mereka pun kembali lagi ke kantornya di Jalan Mayjen Sutoyo,Subang.

Saat ditanya wartawan, Kasipidsus Kejari Subang, Faisal hanya menjawab singkat soal kedatangannya, yakni untuk mencari alat bukti pendukung perkara nomor induk siswa nasional (NISN).

“Kita mencari alat bukti pendukung dalam perkara NISN. Penggeledahan akan dilanjutkan ke tempat lain,” ujarnya.

Kepala Disdikbud Subang, H. Suwarna sendiri mengaku sempat kaget tetapi pihaknya tetap terbuka dan apakah memang berkaitan dengan masalah NISN atau lainnya tidak mengetahui. Yang jelas, katanya, beberapa dokumen telah diambil dari ruangan stafnya.

“Memang yang ramai dan saya sendiri sudah dimintai keterangan terkait kartu NISN yang  dicetak dan disedarkan ke sekolah oleh oknum tertentu serta seolah olah sudah ada rekomendasi resmi,“ ucapnya.

Langkah Kejari Subang ini sebagai jawaban terhadap masyarakat yang menyoroti berbagai kasus, termasuk NISN yang dijual wajib dengan harga Rp 25 ribu tanpa ada dasar hukumnya. Bahkan beberapa waktu, lembaga swadaya masyarakat sempat mengunjuk rasa ke kantor Kejari untuk segera menuntaskannya.

Kepala Kerjari Subang,Pramono Mulya,SH.,MH sendiri pada waktu itu menegarkan kalau persoalan NISN sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. “Silakan kawal terus,“ ujar Kajari.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR