180709111502-kasus.jpg

Robi Taufik Akbar

Kasus Tipikor Dinilai Banyak Tak Tuntas, Kejari Garut Siap Lakukan Pendalaman

Daerah

Senin, 9 Juli 2018 | 11:15 WIB

Wartawan: Robi Taufik Akbar

SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Garut Governance Watch (GGW), Yuda Ferdinal, menilai penanganan kasus Tindak Pidana Korupsi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang bersumber dari APBD Garut banyak yang tidak tuntas. Salah satunya, penanganan kasus korupsi pembangunan Puskesmas Kecamatan Bungbulang dengan alokasi anggaran sebesar Rp 400 juta.

"Kejari Garut, sudah menetapkan pihak rekanan menjadi tersangka. Namun, AN (45) sampai sekarang masih buron, " ujar Yuda, Senin (9/7/2018).

Dikatakan Yuda, kendati sudah ada tersangka dalam pembangunan Puskesmas Bungbulang, kasus yang ditangani Kejari Garut, tidak nampak tanda-tanda akan dilakukan pengembangan kembali.

Yuda berharap, Kejaksaan Negeri Garut, harus kembali membuka kembali kasus yang sudah terjadi tiga tahun yang lalu. Soalnya, tidak menutup kemungkinan akan muncul tersangka baru.

"Kami mendesak Kejari Garut, kembali membuka kasus tersebut, sebagai bentuk penegakan supermasi hukum di Kabupaten Garut,"

Selain kasus korupsi Puskesmas Bungbulang pada tahun 2015, kata Yuda, kasus dugaan korupsi pembangunan Sarana Olahraga Ciateul juga tidak jelas penanganannya. Padahal, dugaan kasusnya sudah ditangani oleh Polres Garut, saat itu Kapolres nya di jabat AKBP Novri Turangga.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Azwar, SH, menuturkan, untuk kasus pembangunan Puskesmas Bungbulang, pihaknya akan kembali mendalami.

"Ya, kami akan kembali mendalami kasus korupsi pembangunan Puskesmas Bungbulang tersebut. Kita akan lihat kembali berkasnya," ucapnya saat dihubungi melalui ponselnya.

Azwar juga menuturkan, pihaknya juga sudah mendapatkan banyak informasi saat menjabat sebagai Kepala Kejari Garut, termasuk adanya desakan agar penanganan kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungbulang, harus diusut tuntas.

"Saya tegaskan kembali, tim Tindak Pidana Korupsi Kejari Garut, akan mendalami segala kasus korupsi yang belum tertangani secara tuntas. Termasuk kasus pembangunan Puskesmas Bungbulang," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR