180613203809-cikarang-utama-padat-merayap-jakarta-cikampek-padat-hingga-malam-ini.jpg

@TMCPoldaMetro

Kapolda Metro Jaya bersama Pejabat Utama Polda Metro Jaya melaksanakan Kunjungan dan Pemantauan Arus Mudik di Gerbang Tol Cikarang Utama.

Cikarang Utama Padat Merayap, Jakarta-Cikampek Padat Hingga Malam Ini

Daerah

Rabu, 13 Juni 2018 | 20:33 WIB

Wartawan: Endan Suhendra

GERBANG Tol Cikarang Utama pada Rabu (13/6/2018) siang hingga sore hari dipadati ribuan kendaraan yang mengarah ke Jawa Barat dan Jawa Tengah sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

"Hari ini memang terjadi puncak arus mudik, setelah pada H-6 dan H-7 juga terjadi puncak mudik," kata Menteri Perhubungan Budi Karya di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (13/6/2018).

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Menhub yang didampingi Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dan Dirut PT Jasa Raharja Budi Rahardjo, mengatakan meskipun terjadi kemacetan cukup panjang, kendaraan masih tetap bisa berjalan pelan dan secara umum pelaksanaan mudik berjalan normal.

Budi Karya memperkirakan kepadatan di jalan tol Jakarta-Cikampek akan terus terjadi hingga malam hari ini dan esok hari akan normal lagi.

"Sekalipun terjadi kepadatan di gerbang tol Cikarang Utara, secara umum pelaksanaan arus mudik normal, sekalipun dari udara tadi saya pantau menjelang tempat istirahat atau rest area terjadi kemacetan panjang," kata Menhub.

Baca Juga: Tol Cikampek Macet Parah

Menhub dari Cirebon menggunakan helikopter memantau arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek serta tol Cikarut yang secara umum kendaraan berjalan lancar.

"Saat ini sudah 2/3 pemudik dari 19 juta pemudik yang sudah mudik baik menggunakan angkutan darat, laut, dan udara," kata Menhub.

Hal yang mengejutkan dari kenaikan jumlah penumpang, Menhub mengatakan dialami di penerbangan. "Melonjak hingga 14 persen dari perkiraan saya semula hanya tumbuh empat persen," kata dia.

Baca Juga: Volume Kendaraan Meningkat, Kemacetan Mulai Terjadi di Sejumlah Titik Tol Cikampek

Terkait kesiapan arus balik, Budi Karya mengatakan, pemerintah juga telah siap mengantisipasi terjadi lonjakan pada 19-20 Juni 2018.

Dari hasil evaluasi saat ini, hal yang perlu dilakukan ke depan adalah menambah tempat istirahat untuk pemudik terutama di jalan tol Cipali yang menjadi titik lelah pengemudi dari arah timur ke barat Jawa.

Sumber: ANTARA

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR