3 Kali Kecelakaan Terjadi di Jalur Wisata Ciwidey

Dokumen Galamedianews.com

Ilustrasi

3 Kali Kecelakaan Terjadi di Jalur Wisata Ciwidey

Bandung Raya

21 jam lalu

Wartawan: Ziyan

HINGGA H+4 libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Selasa (19/6), sudah ada tiga kali kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur wisata Bandung Selatan. Tiga kecelakaan tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka-luka dan satu orang tewas sebelum mendapat pertolongan medis.

Kapolsek Ciwidey, AKP Dwi Nugroho Saputro mengatakan, satu orang korban yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi akibat keterlambatan pergeseran kendaraan (ambulance) saat menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang.

"Yang meninggal bukan di lokasi tepatnya, tapi saat perjalanan menuju rumah sakit. Karena di jalur Ciwidey tidak ada jalur evakuasi atau escape di luar jalur utama Ciwidey menuju Soreang," ujar Dwi saat ditemui di Pospam Kawah Putih, Rancabali, Kab. Bandung, Selasa (19/6/2018).

Sementara itu, Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menambahkan, angka kecelakaan pada libur lebaran tahun ini dibandingkan tahun lalu, mengalami penurunan yang sangat drastis.

"Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami penurunan drastis sekali. Ini mungkin sudah ada kesadaran berlalulintas dari masyarakat," ujar Indra di sela memantau arus lalu lintas di jalur wisata Bandung Selatan.

Selain itu, kata Indra, pihaknya bekerjasama dengan Dishub Kabupaten Bandung juga melakukan random check (ramcheck) kendaraan khususnya kendaraan angkutan, seperti bus, angkutan dan mobil pikap.

"Kami melakukan pengecekan di pintu keluar Tol Soroja, kami cek kesiapaan kendaraannya maupun kesiapaan pengemudinya. Jadi selain ada Dishub, ada juga dari Dinkes, kalau sudah siap kami perbolehkan naik ke atas. Begitupun sebaliknya, sebelum pulang mereka akan kami cek terlebuh dahulu," terangnya.

Ia mengatakan, Polres Bandung terus menghitung data kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini, untuk dibandingkan dengan data operasi tahun sebelumnya agar valid. "Untuk sementara angka kecelakaan menurun," katanya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR