180610135726-dilarang-beroperasi-631-kusir-delman-di-garut-dapat-konpensasi.jpg

Robi Taufik Akbar

Dilarang Beroperasi, 631 Kusir Delman di Garut Dapat Konpensasi

Daerah

Minggu, 10 Juni 2018 | 13:57 WIB

Wartawan: Robi Taufik Akbar

SEBAGAI bentuk kompensasi terhadap 631 kendaraan delman yang kerap beroperasi di Jalan yang akan dilalui para pemudik, Pemerintah Kabupaten Garut memberikan dana konpensasi selama tidak beroperasi saat mudik lebaran 2018.

Seperti dengan tahun sebelumnya para kusir delman dilarang untuk beroperasi pada saat mudik lebaran. Tercatat Ada 6 Kecamatan diantaranya, Kecamatan Malangbong, Kecamatan Limbangan, Kecamatan Leles, Kecamatan Kadungora, Kecamatan Tarogong Kidul dan Kecamatan Tarogong Kaler.

Kendaraan delman di enam Kecamatan tersebut sejak H-4 selama tujuh hari dilarang beroperasi.

Pjs. Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata, atas nama pemerintah Kabupaten Garut menyerahkan Dana Konpensasi Delman/Andong Dalam rangka arus mudik dan balik lebaran tahun 2018, di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Minggu (10/6/2018).

Koesmayadie dalam sambutannya dihadapan  para kusir delman menyampaikan, kesehatan kuda itu perlu di perhatikan agar tidak ada penyakit yang akan menular, dan kuda itu kalau buang kotoran sembarangan akan berdampak buruk, bagi kesehatan manusia, karna kotoran kuda itu bisa menular.

“Hewan seperti kuda itu jangan sampai diperlakukan kasar atau tidak diperlakukan secara tidak layak, karna hewan seperti kuda termasuk hewan dilindungi dan ada Undang-Undangnya. Kami berharap, jadikan delman itu sebagai sarana wisata, dan harus memperhatikan kebersihan kuda itu sendiri agar ada kenyaman bagi para wisatawan serta ditata dengan baik,” terang Koemayadie.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Drs H Suherman SH M Si menyampaikan, bahwa memang delman itu menjadi perhatian pihak Pemerintah Kabupaten dan Kepolisian, karena delman ini menjadi problem yang sangat krusial terutama menjelang mudik dan balik Idul fitri.

“Yang menjadi perhatian bagi kita adalah delman yang ada di jalur jalan Nasional dan jalan Provinsi,” ucap Suherman.

Suherman menegaskan, semua delman jangan ada yang masuk jalur Nasional dan jalur provinsi serta kusir delman untuk menjaga kotoran delman, dan bilamana itu terjadi maka delman yang sudah kami beri stiker tersebut akan diberi sangsi tegas.

Penyerahan kompensasi tesebut adalah sebesar Rp.75 ribu/hari atau kalau jadi kali tujuh hari nominal Rp525 ribu/delman. Penyerahan konpensasi tersebut dilakukan di 6 kecamatan antara lain, Kecamatan Malangbong sebanyak 18 unit, Kecamatan Limbangan 85 unit, Kecamatan Kadungora 175 unit, Kecamatan Leles 45 unit, Kecamatan Tarogong kaler 250 dan Kecamatan Tarogong kidul 58 unit.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR