Lima Fraksi di DPRD Garut Sepakat Gunakan Hak Interpelasi

Robi Taufik Akbar

Lima Fraksi di DPRD Garut Sepakat Gunakan Hak Interpelasi

Daerah

Selasa, 12 Desember 2017 | 18:00 WIB

Wartawan: Robi Taufik Akbar

SEBANYAK lima Fraksi di DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, sepakat menggunakan hak interpelasi kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan, SH, MH dan Wakilnya, Helmi Budiman. Hak iterpelasi ini dipicu adanya gelombang unjukrasa penggulingan Bupati Garut dan Wakilnya, yang dilakukan oleh LSM GMBI besama sejumlah elemen aktivis Garut.

Mereka menuding orang nomor satu di Kota Intan telah melakukan pembiaran terhadap korban bencana alam pergerakan tanah di Kecamatan Cisompet dan persoalan Industrialisasi di wilayah Garut Utara.

"Ya, lima Fraksi sudah sepakat untuk melakukan hak interpelasi terhadap Bupati Garut dan Wakilnya. Ke lima Fraksi tersebut diantaranya, Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi PPP, Fraksi Demokrat dan Fraksi Hanura," ujar Dadang Sudrajat, Anggota DPRD Garut dari Fraksi Demorat kepada wartawan, usai menerima audensi dengan para pengunjuk rasa, Selasa (12/12/2017).

Dikatakan Dadang, berdasarkan aturan, hak interpelasi sudah memenuhi korum. Lantaran dari 9 Fraksi yang sepakat untuk melakukan hak interpelasi sebanyak 5 Fraksi.

"Penggunaan hak interpelasi ini menandakan DPRD Garut respon terhadap masyarakat Garut, yang sudah merasakan dirugikan atas kepemimpinan Rudy Gunawan-Helmi Budiman," katanya.

Ia mengatakan, hasil audensi yang menghasilkan keputusan hak interpelasi akan segera disampaikan pada pimpinan DPR dan Bupati Garut. "Kami akan segera memanggil Bupati Garut dan Wakilnya. Namun jika nantinya jawabannya tidak sangat memungkinkan, maka DPRD Garut juga akan menggunakan hak angket menyikapi persoalan ini," ujarnya.

Bupati Garut dan Wakilnya, lanjut Dadang, dinilai telah melakukan pembiaran terhadap para korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Cisompet, serta pembiaran terhadap perusakan lingkungan dengan adanya program industrialisasi.

Ada pemandangan menarik saat audensi dengan LSM GMBI dan para aktivis Garut, ada dua Fraksi yang menolak ikut menerima audensi tersebut. Kedua Fraksi tersebut, adalah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Fraksi Partai Gerakan Indonesia. Ratusan masa yang hadir langsung meneriaki wakil rakyat yang pencundang, lantaran melakukan penolakan.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR