Dorong Warga Bertani, Wali Kota Sukabumi Luncurkan Kartu Petani

job5Poppy Sopiah

Dorong Warga Bertani, Wali Kota Sukabumi Luncurkan Kartu Petani

Daerah

Selasa, 14 November 2017 | 19:39 WIB

Wartawan: job5

WALI Kota Sukabumi, Mohammad Muraz meluncurkan program lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Selasa (14/11/2017). Selain itu, ia juga menyerahkan kartu petani kepada 4. 4.340 orang petani .

Penyerahan kartu tersebut seiring tidak hanya lahan pertanian semakin menyempit. Tapi keberadaan petani dikhawatirkan semakin langka. Dari orang  yang tersebar ditujuh kecamatan hampir 80 persen petani berusia di atas 50 orang.

“Untuk mendorong regenerasi para petani, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi tidak hanya akan merekomendasi mempermudah petani meminjam uang modal bercocok tanam ke bank milik pemkot dengan bunga nol persen. Tapi pemerintah  telah membagi-bagikan kartu tani kepada  ribuan  petani di Kota Sukabumi,” katanya

Mohamad Muraz mengatakan, profesi petani dinilai sebagai pekerjaan yang kurang diminati harus segera dirubah. Regenrasi harus berjalan dengan mendorong kemudahan para petani untuk mendapatkan sarana dan prasarana bercocok tanam. Termasuk dengan mengotimalkan kehadiaran kartu petani mendapatkan pupuk bersubsidi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi mengatakan upaya mendorong generasi kembali ke sawah secara intensitas telah dilakukan. Tidak hanya memberikan pelatihan bercocok tanam  secara gratis tapi mengajak guru pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, dan SMP agar membawa pelajar berkunjung ke  Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC) Kecamatan Lembursitu.

“Mereka diperkenalkan belajar bercocok tanam di areal persawahan. Kami memberikan pelatihan  cara menanam tanamah hingga mengenal hewan ternak,” katanya.

Sedangkan Kepala Bagian Hubungan Eksternal Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang Cikampek, Indra Gunawan mengatakan memasuki musim tanam di Kota dan Kabupaten Sukabumi resapan pupuk hingga pertengahan November sudah mencapai 90% atau 30.216 ton. (Poppy Sopiah)**
 

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR