Innalillahi, 3 Warga Subang Tewas Tersambar Petir

Dally Kardilan

SEORANG korban sambaran petir di Patokbeusi, Subang sedang diidentifikasi anggota Inafis Polres Subang.

Innalillahi, 3 Warga Subang Tewas Tersambar Petir

Daerah

Senin, 13 November 2017 | 08:54 WIB

Wartawan: Dally Kardilan

HUJAN lebat disertai petir yang melanda Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang ternyata menelan korban jiwa. Tiga warga ditemukan tewas akibat sambaran petir di tiga tempat yang berbeda, Minggu (12/11/2017) malam.

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni melalui Kasubag Humas, AKP Udi Sahudi yang dihubungi Senin (13/11/2017) membenarkan adanya temuan warga di wilayah hukum Polsek Patokbeusi yang tewas akibat sambaran petir.

“Ketiganya malam itu juga oleh anggota dari Polsek bersama warga telah diidentifikasi dan dibawa keluarganya masing-masing,“ ujarnya.

Penemuan jasad pertama di areal pesawahan Blok Sengon Desa Ranjaya, Kecamatan Patokbeusi, sekitar pukul 19.00 WIB. Korban yang diketahui bernama Suma (45) berpamitan kepada keluarganya untuk mencari rumput pakan ternak. Ternyata, hingga selepas magrib masih belum pulang. Saudaranya, Undang pun mencarinya dan ditemukan sudah tewas dalam keadaan kaku tertelungkup di pematang sawah.

“Korban mengalami luka bakar di bagian dada, paha kanan dan bagian tengkuknya,“ jelas Udi.

Sedangkan korban kedua diketahui korban bernama Dursin (53), warga Dusun Pangkalan, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi tersambar petir saat membajak sawah dengan mesin traktor. Kematian korban yang mengenaskan disaksikan oleh rekan lainnya yang sama-sama sedang membajak sawah.

Sedangkan korban terakhir, Udin (36), warga Tanjungan, Desa Rancaasih ditemukan tewas  di perkebunan Kampung Waladin, Desa Rancaasih, Kecamatan Patokbeusi. Korban juga diduga tersambar petir.

Korban diketahui setelah keluarganya kaget karena kambing gembalaannya pulang  sendiri. Akhirnya keluarga korban selepas magrib mencari bersama warga lain hingga ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup sambil tangan kanan memegang ranting bambu  alat penghalau kambing. “Korban luka bakar bagian punggung, leher dan tengkuknya,“ jelas AKP Udi.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR