Polres Subang Ungkap Kawanan Curanmor, Enam Tersangka Ditangkap

Crime Story

Rabu, 23 Oktober 2019 | 09:54 WIB

191023095620-polre.jpg

Dally Kardilan

Suasana kopi morning yang kali pertama digelar Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani untuk merekatkan tali silaturahmi.

DUA dari 6 tersangka pencurian sepeda motor yang berhasil diungkap jajaran Unit Reskrim Polsek Jalancagak Subang ternyata seorang bapak dengan anak. Bahkan petugas pun sempat melumpuhkan keduanya dengan cara ditembak bagian kakinya.

Kapolres Subang, Teddy Fanani didampingi Kasat Reskrim AKP M. Ilyas Rustiandi disela-sela kopi morning dengan jajaran wartawan di Mapolres Jalan Mayjen Sutoyo, Subang, Rabu (23/10/2019), membenarkan kalau kedua pelaku tersebut ditembak karena berusaha kabur dan tidak mengindahkan tembakan peringatan.

Terungkapanya kasus ini, pasca ditemukannya sepeda motor yang hilang Suzuki Satria FU Nopol T 6448 VS milik Mulyana yang disita oleh BPR Subang Cabang Cisalak. Ternyata kendaraan curian itu dibeli dari tersangka Tak (49) warga Kp/Desa Tambakan Kec. Jalancagak dan dibeli dari tersangka DS (21) tiada lain anaknya sendiri yang berbeda tempat tinggalnya.

“Saat akan melakukan penangkapan ternyata keduanya sama-sama tidak mengindahkan peringatan dari anggota dan terpaksa dilumpuhkan dengan menembak bagian kakinya,“ ungkap Kapolres.

Dikatakannya, kasus ini terus mengembang kalau motor itu hasil curian bersama temannya, GG (25) warga Kampung Naringgul serta dititipkan ke CT (22) warga Kampung Cicepot hingga akhirnya dijual DS kepada ayahnya Tak seharga Rp 1.500.000.

Selain itu kata dia, dua tersangka Curanmor yang lain Yan (27) dan Yan (24) warga Kecamatan Subang yang merupakan pencuri ranmor cerdik karena setiap diuber bisa menghilangkan jejak. Namun berkat kejelian tim Jatanras Satreskrim dari tiga laporan polisi, akhirnya berhasil diungkap dan ditangkap berikut barang bukti 4 motor.

Kawanan ini pun mengakui kalau aksi pencuriannya tidak hanya satu kali tetapi berkali-kali terutama yang dilakukan DS bersama rekannya. Mereka beroperasi tidak hanya di wilayah hukum Polsek Jalancagak, tetapi juga di wilayah Polsek Subang berupa sepeda motor Yamaha Mio M3, di Cijambe Yamaha Mio, dan Honda Win dan Desa Tambakan Suzuki Satria FU.

Bahkan, diantara para pelaku tidak hanya menyasar kendaraan bermotor sebagai target kejahatannya, tapi juga rumah kosong dan bengkel.

“Jadi tersangka sudah sering menjalankan aksinya, ada yang sudah 4 kali, bahkan 5 kali. Mereka tak hanya menargetkan kendaraan motor sebagai sasaran, tapi juga rumah-rumah kosong dan bengkel,” uangkap Kapolres.

Keenamnya kini mendekam dalam tahanan Mapolres Subang terancam hukum penjara lebih dari 5 tahun sebagaimana diatur Pasal 363 KUHP dan untuk penadahan atau pertolongan jahat dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA