Tagih Janji Kampanye, Jalan Tak Juga Diperbaiki Massa Seret Wali Kota Margaritas dengan Truk Pikap

Crime Story

Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:02 WIB

191010140222-tagih.jpg

dailymail

Janji kampanye di mana pun sama saja: wajib dipenuhi. Jika tidak salah-salah berujung aksi kriminal seperti yang terjadi di Meksiko. Kesal karena janji memperbaiki jalan seperti yang diumbar  kala kampanye tak dipenuhi, warga Las Margaritas nekat mengeksekusi wali kota baru mereka.

Dikutip dari DailyMail, Kamis (10/10/2019) massa yang emosi “menculik” Jorge Luis Escandon Hernandez, wali kota terpilih Las Margaritas, Chiapas dari kantor tempatnya berdinas. Massa mendatangi kantor sekaligus rumah dinas sang wali kota kemarin guna menuntut janji kampanye.

Laporan El Heraldo de Mexico, tak mampu memberikan jawaban yang memuaskan warga pun muntab. Tak hanya melakukan vandalisme, mereka kemudian menyeret Hernandez dan mengikat tubuhnya dengan tali yang kemudian dikaitkan pada ikatan mobil van buntung hitam.

Warning: Distressing content.

Jorge Luis Escandon Hernandez.

Berikutnya pemandangan yang membuat emosi campur aduk pun tersaji. Seperti yang terlihat dalam klip yang kemudian viral, sekurangnya 17 detik Hernandez yang tak berdaya dengan tubuh diikat, diseret di sepanjang jalan dengan van Toyota yang disiapkan massa. Klip lain menunjukkan detik-detik wali kota didatangi massa yang tak sedikit datang dengan berbekal stik.

Aksi massa ini baru bisa dihentikan setelah sekurangnya 40 personel kepolisian turun tangan. Total  20 orang terluka dalam insiden ini dan 30 lainnya ditahan. Sementara itu, meski sempat diseret Hernandez  hanya menderita luka ringan. Dan delapan jam setelah kejadian ini wali kota memberikan pidato resmi. Ia menegaskan dirinya takkan akan terintimidasi.

Berujung tuntutan hukum.

Hernandez juga menyatakan akan mengajukan tuntutan atas penculikan dan percobaan pembunuhan terhadapnya. Warga sekitar memutuskan untuk menyerang wali kota terkait  janji kampanye yang tidak terpenuhi, termasuk rehabilitasi jalur lokal. Dalam insiden terpisah empat bulan lalu, sekelompok pria menghancurkan kantor wali kota dan menghancurkan sejumlah jendela karena gagal menemuinya.

Well..

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA