Ditinggal 5 Menit, Uang Rp 46 Juta di Dalam Mobil Raib Digondol Maling

Crime Story

Selasa, 17 September 2019 | 18:52 WIB

190917185408-ditin.jpg

Agus Somantri

MOBIL Avanza warna hitam milik Alexander Fasha (32), warga Kabupaten Bandung mengalami pecah kaca saat diparkir di depan RS Guntur, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Selasa (17/9/2019). Akibatnya uang Rp 46 juta raib digondol pencuri.

NASIB nahas dialami Alexander Fasha (32), warga Kabupaten Bandung. Ia tak menyangka akan menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca saat memarkirkan kendaraannya di sekitar Jalan Bratayuda, Kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Selasa (17/9/2019).

Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo mengatakan, sebelumnya korban diketahui baru mengambil uang di Bank Mandiri sekitar Jalan Ciledug. Usai mengambil uang, korban pun lalu menuju Jalan Bratayuda. Di depan Rumah Sakit Guntur, mobil Toyota Avanza warna hitam berpelat nomor D 1046 AFE miliknya sempat berhenti.

"Korban memarkirkan mobilnya mau membeli materai di toko fotokopi di depan rumah sakit," ujarnya, Selasa.

Menurut Uus, entah lupa atau sengaja, uang sebesar Rp 46 juta yang baru saja diambilnya dari bank tersebut ditinggalkan di dalam mobil beserta sejumlah barang berharga lainnya seperti laptop dan telpon genggam.

Saat kembali menuju kendaraannya, korban pun merasa kaget karena kaca pintu depan bagian kiri mobilnya sudah dalam kondisi pencah. Selain itu, uang dan sejumlah barang berharga lainnya pun sudah raib tidak ada lagi di tempatnya.

"Padahal korban mengaku hanya meninggalkan kendaraannya itu sekitar 5 menit saja," ucapnya.

Uus menyebutkan, akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp mencapai sekitar Rp 53 juta. Karena selain uang tunai Rp 46 juta yang baru saja diambilnya dari bank, sejumlah barang berharga lainnnya yang ada didalam mobil, seperti laptop dan telpon genggam miliknya juga raib digondol maling.

"Total kerugian yang diderita korban, sebesar Rp 53,5 juta. Diduga korban sudah dibuntuti pelaku sejak mengambil uang dari bank," katanya.

Uus menuturkan, Polsek Garut Kota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus pencurian dengan modus peca kaca tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi.

"Kami masih nenyelidikinya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera terungkap," ucapnya.

Uus pun mengimbau masyarakat, terutama para pengendara kendaraan roda empat atau mobil agar selalu berhati-hati saat membawa barang berharganya. Ketika memarkirkan mobil, lebih baik semua barang berharga dibawa guna menghindari terjadinya aksi kejahatan, seperti pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

"Jika hendak meninggalkan mobil, sebaiknya barang berharga dibawa, jangan ditinggalkan di dalam mobil. Karena hal ini akan memancing para pelaku kejahatan melancarkan aksinya," katanya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA