Perwira Polwan Polrestabes Bandung Diduga Kirim Miras ke Mahasiswa Papua

Crime Story

Jumat, 23 Agustus 2019 | 13:26 WIB

190823132936-perwi.jpg

SEORANG anggota Polisi diduga mengirimkan dua dus minuman keras kepada mahasiswa Papua. Peristiwa yang menjadi polemik itu berujung pada pemeriksaan polisi oleh Propam Polda Jabar.

Informasi pemberian minuman keras itu mengemuka saat sejumlah mahasiswa yang didominasi warga Papua menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Kamis (22/8/2019) lalu.

Di tengah aksi, beberapa orang dari mahasiswa membawa dus berisi botol minuman keras yang disebut adalah pemberian anggota polisi yang dikirim ke asrama Papua di Jalan Cilaki, Kota Bandung.

Akhirnya, setelah kedua belah pihak dikonfrontasi, para mahasiswa menolak minuman keras dan anggota polisi yang diduga meminta maaf secara terbuka.

Peristiwa itu langsung ditindaklanjuti oleh Polda Jabar. Anggota polisi yang diduga mengirimkan minuman keras diketahui berjenis kelamin perempuan, berinisial C dengan pangkat Kompol. Ia bertugas di Polsek Sukajadi, Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan saat ini yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Jabar.

"Langkah yang sudah diambil Polda Jabar kita sudah melakukan proses pemeriksaan. Yang bersangkutan saat ini sudah menjadi terperiksa dalam kaitan untuk internal," katanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, seperti dikutip dari merdeka.com, Jumat (23/8/2019).

"Propam Jabar sejak tadi malam mengambil langkah. Kita hargai kita lihat sejauh mana prosesnya. Karena saat ini kita harus melihat dari fakta fakta yang perlu didalami dalam proses bidang Propam," ujar Wisnu.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema membenarkan bahwa C adalah salah satu anggotanya. "Sekarang yang bersangkutan sebagai terperiksa terkait dugaan pemberian minuman keras ke asrama papua," kata dia.

"Kami akan menindaklanjuti, apabila hasil pemeriksaan terbukti, maka kami akan berikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA