Polisi Sudah Lakukan Pemanggilan Terhadap Personel Seventeen Soal Perselingkuhan

Crime Story

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:05 WIB

190612150702-polis.jpg

Ketemulagi.com

KASAT Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rivai mengklaim jika anak buahnya telah melakukan pemanggilan terhadap Riefian Fajarsyah atau Ifan, personil band Seventeen yang kedapatan berdua-an di apartemen dengan seorang perempuan berinisial Cm, belum lama ini.

Pemanggilan terhadap Ifan berkaitan atas laporan suami Cm.

"Kami sudah melakukan pemanggilan terhadap saudara Ifan, tapi yang bersangkutan memberi kabar sedang di luar jawa," ujar M Rifai di Jalan LLRE Martadinata, Rabu (12/6/2019).

Suami Cm diketahui bernama Aditiyo Januajie. Informasi yang dihimpun, ia seorang dokter spesialis‎ kandungan dan PNS di Pemkab Bandung dan berdinas disalah satu rumah sakit pemerintah di Kabupaten Bandung.

Dalam kasus ini, suami Cm melaporkan kasus itu di Polsek Cidadap karena lokasi penggerebegan berada di wilayah Ciumbuleuit. Namun saat ini, penanganannya ditangani Polrestabes Bandung.‎ Dan pihak Satreskrim Polrestabes akan melakukan pemanggilan ulang terhadapnya.

‎"Kita akan jadwalkan pemanggilan ulang terhadap terlapor. Dan bukan hanya Ifan saja melainkan sang perempuan CM," terang Rifai.

Masih dikatakannya, pelapor pun yaitu suami Cm melampirkan bukti video penggerebegan saat melapor dan bukti-bukti surat nikah.

"Pasal yang dilaporkan pasal 284 KUH Pidana tentang perzinahan," ujar Rifai. ‎Kasus perselingkuhan di KUH Pidana diatur dalam Pasal 284 ayat 1 hingga 5.

Salah satu unsurnya, perselingkuhan jadi tindak pidana jika sudah ada hubungan suami istri. Ayat 2 nya menyebutkan tindak pidana ini bisa dilakukan penuntutan jika ada pengaduan suami atau istri dan ayat 4 mengatur pengaduan bisa ditarik kembali selama pemeriksaan di sidang pengadilan belum dimulai. Adapun ancaman pidana di pasal ini paling ‎lama sembilan bulan.

"Pengakuannya masih dalam proses cerai," ujar Rifai.

Kasus itu terungkap saat viral video penggerebegan. Belakangan diketahui lokasi penggerebegan berada di sebuah apartemen di Ciumbuleuit, Kota Bandung.

Saat ini, polisi sudah menindaklanjuti kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi. "Termasuk tindakan visum," ujar dia.

Dalam video berisi penggerebegan yang beredar, tampakIfan bersama perempuan diduga berinisial Cm keduanya terllihat keduanya tidak melakukan perbuatan negatif. Mereka berpakaian lengkap ketika didatangi beberapa orang, di antaranya ada yang memakai masker dan ada yang memegang kamera.

Pengakuan Ifan Seventeen, Cm berkunjung sebagai seorang teman lama, teman SMA. Dan, tak ada hubungan apa-apa di antara mereka.‎

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR