Dikerubungi Lalat, Dibuang Ibu dan Nenek Sendiri Bayi Merah Ditemukan di Selokan

Crime Story

Rabu, 15 Mei 2019 | 16:16 WIB

190513154358-dibua.jpg

dailymail

Seorang bayi di Cina lolos dari maut setelah diselamatkan warga. Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam itu dibuang sang ibu yang masih remaja di selokan dengan tali pusar dan plasenta masih menempel.

Dikutip dari DailyMail kemarin, kisah temuan bayi merah ini berawal dari seorang warga yang tak sengaja menemukannya. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tubuh mungilnya  dikerubuti lalat dan belatung menempeli kulitnya.

Dikerubungi lalat.

o-Baby..

Ia sengaja ditinggalkan di saluran pembuangan yang penuh sampah. Dokter rumah sakit yang memberikan pertolongan pertama menyebut korban mengalami luka di kepala. “Ada lubang kecil yang memicu pendarahan di kepalanya,  tengkoraknya sampai terlihat. Penyebab luka masih belum diketahui.”

Saat ditemukan korban dalam kondisi kritis dengan denyut nadi lemah dan kulit membiru. Demikian  pengakuan warga yang juga petugas kebersihan Kota Hanzeng ketika menemukannya pertengahan minggu lalu. Pekerja dan warga  lainnya kemudian  menghubungi polisi, termasuk dokter dari rumah sakit terdekat.

Sempat kritis kini stabil.

Dokter Rumah Sakit Jiangyou menyebut bayi berbobot 2,1 kg itu dilahirkan kurang dari 24 jam. Dokter Liu Haixia yang ikut menangani mengatakan terdapat lubang kecil di kepala bayi yang seluruh tubuhnya terasa dingin ketika tiba di rumah sakit. Liu menyebut lubang dengan lebar “hanya” 0,3 cm itu membuat darah terus keluar. Selain itu, wajah, saluran telinga, lubang hidung dan rambutnya penuh telur lalat.

Rumah sakit membentuk tim yang terdiri dari enam dokter untuk memberikan perawatan darurat. Sementara kepolisian Jiangyou telah menahan dua orang terkait insiden ini. Keduanya yaitu ibu si bayi yang masih berusia 17 tahun Li dan ibunda Li yang berusia 46 tahun, Zhang. Li dan Zhang mengakui aksi buang bayi yang dilakukannya. Investigasi lebih lanjut kini masih  berlangsung.

Banjir simpati.

Untuk kondisi korban saat ini telah stabil dan masih menjalani perawatan di Unit Perawatan Intensif Neonatal. Statistik menunjukkan  sekitar 100.000 bayi menjadi korban pengabaian setiap tahun di Cina atau lebih dari 270 sehari. Di bawah hukum pidana Cina, setiap orangtua yang meninggalkan anak-anak mereka dapat dipenjara hingga lima tahun jika terbukti melakukan pengabaian.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR