Jokdri Ditahan, Tak Rubah Statusnya sebagai Plt Ketum PSSI

Crime Story

Selasa, 26 Maret 2019 | 14:35 WIB

190326143630-jokdr.jpg

ANGGOTA Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa memastikan penahanan Joko Driyono tidak mengubahnya sebagai Plt Ketua Umum PSSI. Paling tidak, status tersebut akan tetap sampai Kongres Luar Biasa (KLB) yang sedang direncanakan.

Sebagaimana diketahui, Jokdri -sapaan akrab Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan barang bukti yang diduga terkait dengan kasus pengaturan skor.

Setelah lima kali menjalani pemeriksaan dalam status tersangka, Jokdri ditahan dengan dikenakan pasal 363 KUHP terkait pencurian dan pemberatan serta Pasal 232 tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan.

Selanjutnya, Pasal 233 tentang perusakan barang bukti dan Pasal 235 KUHP terkait perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di Pasal 232 dan Pasal 233. Serta Pasal 221 Jo 55 KUHP dengan ancaman penahanan tujuh tahun hukuman badan.

Mengenai status Joko Driyono di PSSI, Gusti menegaskan bahwa statusnya masih Plt Ketua Umum PSSI. Tugasnya sebagai Plt akan dibantu oleh anggota Exco PSSI.

Sebelumnya, Jokdri juga telah memerintahkan Gusti untuk menggerakan organisasi PSSI. Hal itu dilakukan agar PSSI bisa tetap berjalan hingga pengurusan baru di KLB nanti.

"Tugasnya (Jokdri) akan dibantu anggota Komite Eksekutif PSSI lainnya. Pak Joko sendiri sebelumnya juga sudah memberi saya tugas dengan agenda khusus yakni membantu Plt Ketum menjalankan tugas keseharian di organisasi dan mempersiapkan Kongres Luar Biasa,” kata Gusti Randa dalam rilisnya, Selasa (26/3/2019).

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR