Pendidikan Tinggi Untuk Wanita, Why Not??

Citizen Journalism

Senin, 26 Agustus 2019 | 15:47 WIB

190826155017-pendi.jpg

net

Ilustrasi.

PENDIDIKAN merupakan instrumen yang sangat penting dalam kehidupan. Dengannya kita bisa mendapatkan pekerjaan, mempermudah berbagai urusan serta menambah ilmu pengetahuan.

Tak jarang orang yang berpendidikan mendapatkan penghasilan, bahkan perilaku lebih dari yang lainnya. Urgensi pendidikan sudah tidak diragukan lagi, apalagi dizaman yang serba canggih ini.

Bukan hanya pendidikan formal saja, pendidikan non-formal pun mempunyai peran penting dalam kehidupan sehari-hari seperti kursus kerajinan tangan, sanggar kesenian dan lain sebagainya. Hal ini berguna untuk mendorong potensi tiap individu serta pembelajaran untuk meningkatkan taraf hidup.

Setiap individu berhak mendapatkan pendidikan yang layak, tak terkecuali wanita. walaupun dulunya wanita sempat terdiskriminasi karena hanya berujung pada dapur rumah tangga namun tak dapat dipungkiri juga bahwa wanita mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan generasi penerus bangsa. Bukan untuk menyaingi kedudukan laki-laki sebagai kepala keluarga tapi untuk membersamai alur lika-liku kehidupan berumah tangga.

Namun sangat disayangkan karena pada kondisi saat ini masih ada yang berpikiran bahwa dengan tingginya pendidikan wanita dapat menggantikan posisi laki-laki sebagai kepala rumah tangga atau biasa disebut dengan kesetaraan gender. Hal ini adalah pola pikiran yang salah, karena setinggi apapun pendidikan sang wanita tidak dapat menjadikannya kepala keluarga karena ada beberapa faktor yang hanya dimiliki oleh laki-laki sebagai kepala keluarga seperti dalam hal mengambil keputusan, bekerja sebagai sumber penghasilan keluarga dll.

Sebagai wanita sudah sepatutnya kita mementingkan pendidikan baik formal maupun non-formal. Nah berikut saya akan coba paparkan beberapa faktor mengapa pendidikan bagi wanita sangatlah penting.

1. Menambah pengalaman baru
 
Bukan hanya pendidikan saja yang didapatkan tapi juga pengalaman. Pengalaman adalah guru terbaik bagi setiap orang. Dengan adanya pengalaman maka diri kita akan semakin terlatih serta bisa menyelesaikan berbagai masalah dengan cepat. Bertambahnya pengalaman juga bisa meningkatkan pengetahuan loh, jadi jangan takut untuk memulai ya.

2. Mempunyai kedudukan/ taraf sosial yang tinggi

Seseorang akan bertanya sesuatu pada ahlinya sehingga memperoleh jawaban yang tepat, dengan adanya pengetahuan tentang banyak hal maka kita akan dijadikan rujukan beberapa orang, sehingga hal ini menjadikan kita sebagai orang yang terpandang serta membantu lingkungan sekitar dengan ilmu yang kita punya.

3. Ilmu untuk membina rumah tangga

Dengan pendidikan tinggi seorang wanita mampu memberikan nasihat serta pertimbangan-pertimbangan yang rasional, serta mampu menjadi teman bicara yang sepadan dengan suaminya. Pendidikan yang baik akan membentuk cara berpikir serta kemampuan seorang wanita dalam sudut pandang yang berbeda. Wanita yang cerdas akan menjadi kebanggaan bagi suaminya.

4. Ilmu untuk mengasuh anak

Seseorang akan mengajarkan sesuatu jika mereka mengathuinya, sama halnya dengan menjadi orang tua. Kita akan bisa memberikan yang terbaik untuk anak jika kita mempunyai sesuatu yang baik pula. Wanita yang telah menempuh pendidikan timggi pasti akan mengajarkan segala hal yang diketahuinya untuk tahap pembelajarn anak dirumah, sebagaimana pepatah mengatakan “ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya” maka sudah sepantasnya para wanita menguasai berbagai ilmu pengetahuan bukan hanya ilmu pendidikan formal tapi juga ilmu pendidikan non-formal.

Jadi mau berkarir atau berumah tangga seorang wanita wajib berpendidikan tinggi baik untuk bekal kehidupan dirinya maupun untuk generasi masa depan. Karena ditangan para wanita cerdaslah akan muncul peradaban yang gemilang.

Semoga bermanfaat.

Penulis: Aisyah
Mahasiswi STEI SEBI
Jurusan Akuntansi Syariah, Semester 5
Email: aisyahbel25@gmail.com

Seluruh materi dalam naskah ini merupakan tanggung jawab pengirim. Gugatan, somasi, atau keberatan ditujukan kepada pengirim.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA