BPBD Kabupaten Bandung Klaim Siap Hadapi Musim Hujan

Bandung Raya

Selasa, 5 November 2019 | 12:23 WIB

191105122432-bpbd-.jpg

Engkos Kosasih

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, H. Akhmad Djohara, saat diwawancara wartawan, Selasa (5/11/2019).

MENJELANG tibanya musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengklaim diri sudah siap. BPBD sudah melakukan langkah antisipasi ancaman bencana banjir, longsor, dan angin puting beliung yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"BPBD sudah mencoba mempersiapkan diri dan terus melakukan assesment ke lapangan untuk mengetahui potensi bahaya banjir," ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, H. Akhmad Djohara, saat meninjau kesiapan tempat pengungsian di Bojongsoang, Selasa (5/11/2019).

Akhmad mengatakan, menghadapi persiapan ancaman bencana di musim hujan, BPBD berusaha untuk menyiapkan fasilitas dan prasarana. Di antaranya perahu untuk penanggulangan banjir, tempat pengungsian, mobil angkutan dan lain-lain.

"Bahkan hari ini kami melakukan pengecekan tempat pengungsian korban banjir di Gedung Tanggo Bojongsoang, kemudian tempat pengungsian di Selter Parung Halang Dayeuhkokot," katanya.

Ia pun turut menyinggung tentang kesiapan dan respon para relawan di berbagai daerah cukup bagus. Hal itu berkaitan dengan panggilan jiwa.

"Apabila ada kejadian bencana, maka relawan terdekat segera bisa bergerak, melakukan evakuasi, pertolongan ke warga. Kemudian menginformasikan kepada BPBD tiap saat dan itu sangat membantu, apabila data laporan itu dibutuhkan," ungkapnya.

Untuk diketahui oleh sejumlah pihak, imbuhnya, jelang musim hujan curah hujan tinggi, perlu beberapa hal yang diperhatikan warga. Warga dituntut peduli untuk menyiapkan kondisi selokan atau sungai tidak tersumbat sampah. "Ini untuk menghindari tumpahan air," katanya.

Ia pun berharap masyarakat sabar, arif dan bijaksana tak membuang sampah ke solokan maupun sungai untuk menghindari tumpahan air akibat sumbatan sampah di selokan dan sungai.

"Kami juga berharap kepada perangkat pemerintah di wilayah untuk menghimbau kepada warga untuk melaksanakan aksi operasi bersih saluran drainase jangan sampai tersumbat sampah. Sebab, banjir bisa terjadi dari mulai hal yang kecil. Misalnya, dari hal kecil tak buang sampah sembarangan. Kita juga harus rajin membersihkan saluran air untuk mencegah bahaya banjir," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA