FKIM : Menteri Kabinet Baru Harus Perhatikan Tiga Aspek di Jabar

Bandung Raya

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:38 WIB

191023194028-fkim-.jpg

Anthika Asmara

Ketua Forum Komunikasi Indonesia Maju, M.Q Iswara

FORUM Komunikasi Indonesia Maju (FKIM) meminta kabinet Indonesia Maju jilid II bisa memperhatikan Jawa Barat. Setidaknya ada tiga aspek yang harus diperhatikan.

Ketua Umum FKIM, M.Q Iswara mengatakan, tiga aspek yang harus diperhatikan di Jawa Barat oleh menteri baru adalah terkait daya beli masyatakat, infrastruktur dan indeks pembangunan manusia.

"Jawa Barat ini merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar dan laju pertimbuhan manusia juga paling tinggi," ujar Iswara dalam acara syukuran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, di Hotel Bidakara Savoy Homan, Jln. Asia-Afrika, Kota Bandung, Rabu (23/9/2019).

Dengan begitu, kata Iswara, yang paling disoroti dan menjadi aspirasi kepada menteri adalah terkait laju indeks pembangunan manusia di Jawa Barat. Pasalnya, hingga saat ini indeks pembangunan manusia di Jawa Barat masih berada di ranking tengah.

"Artinya masalah kesehatan, pendidikan dan daya beli yang memang harus diperhatikan, baik oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ucapnya.

Kemudian berkaitan dengan infrakstruktur, kata Iswara, jika dibandingkan dengan Jawa Tengah atau Jawa Timur, saat ini Jawa Barat masih tertinggal. Terlebih Jawa Barat berbatasan dengan DKI Jakarta yang seharusnya mampu bersaing dalam sisi infrastruktur.

"Saya harap menteri yang baru ini bisa mengucurkan anggaran yang cukup besar untuk Jawa Barat terkait optamalisasi tiga aspek yang masih harus diperhatikan tersebut," tuturnya.

Terkait komposisi menteri baru, menurutnya baik sekali bahkan diyakini akan lebih memperkuat pemerintahan. Pasalnya, di sana ada sosok Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang menjadi menteri pertahanan, dan beberapa nama lain yang sebelumnya pesaing politik dalam pilpres lalu. Iswara menyakini, kabinet Indonesai Maju jilid II bakal lebih kuat dan lebih solid lagi.

Editor: Lucky M. Lukman



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA