Poltekpos Indonesia Jalin Kerjasama dengan FHCI

Bandung Raya

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:21 WIB

191023193233-polte.jpg

Rio Ryzki Batee

Pelaksanaan wisuda Poltekpos Indonesia, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Jln. Tamansari, Kota Bandung, Rabu (23/10/2019).

DALAM rangka memperluas jaringan, Politeknik Pos (Poltekpos) Indonesia menjalin kerjasama dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Dengan kerjasama itu, para mahasiswa Poltekpos diharapkan mendapat kesempatan magang bersertifikat di 118 BUMN, 600 anak usaha dan ribuan perusahaan yang didukung penuh oleh Kemenristekdikti.

Direktur Poltekpos Indonesia, Agus Purnomo mengatakan, berdasarkan hasil seleksi FHCI, saat ini ada sebanyak 219 mahasiswa yang magang diberbagai BUMN, pemerintahan, serta perusahaan swasta baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

"Maka saat mahasiswa Poltekpos menunjukkan kinerja yang baik selama magang, bukan tidak mungkin akan direkrut menjadi pegawai di perusahaan-perusahan tempatnya magang tersebut," ujar Agus usai wisuda Poltekpos Indonesia tahun akademik 2018/2019, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Jln. Tamansari, Kota Bandung, Rabu (23/10/2019).

Menurutnya, Poltekpos Indonesia memiliki visi untuk menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul di kawasan regional dalam bidang logistik, manajemen rantai pasok dan e-Commerce pada tahun 2022.

Lbeih lanjut ia mengatakan, dalam rangka mencapai target tersebut, sejak tahun 2001 Poltekpos telah mengembangkan pendidikan Logistik Bisnis pertama di Indonesia. Di tahun 2019 ini telah mengajukan pembukaan program studi Sarjana Terapan baru yaitu, E-Commerce Logistics atau logistik e-commerce.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia, Cahyat Rohyana menerangkan, sebagai upaya menciptakan lulusan yang siap kerja, pihaknya terus melakukan pembaruan dan adaptasi terkait kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Selain melalui program pemagangan bersertifikat.

Termasuk dengan menerapkan e-learning yang dikemas dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan pembiasaan untuk menghadapi era revolusi 4.0.

"Ketika mahasiswa ikut dalam program RPL ini maka dia kuliahnya melalui sistem online, jadi bisa tetap belajar tanpa meninggalkan tempat kerja," ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab gelaran Wisuda Politeknik Pos Indonesia 2019, Mubassiran, S.Si., MT menambahkan, prosesi wisuda tersebut diikuti sebanyak 766 lulusan, yang terdiri dari 402 untuk program studi D3 dan 364 orang untuk prodi D4.

Peserta wisuda tahun akademik 2018/2019 merupakan jumlah terbanyak sejak wisuda pertama tahun 2004. Bahkan, 156 wisudawan diantarnya berhasil mencapai predikat cum laude.

Selain pengukuhan wisudawan, dalam kesempatan tersebut, Poltekspos Indonesia juga melakukan serah terima 43 lulusan terbaik yang telah diterima di PT. Pos Indonesia dan 102 orang lulusan lainnya tersebar di berbagai perusahaan BUMN.

Editor: Lucky M. Lukman



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA