MTU Latih Kerja Mandiri pada 30 Warga Cigugurgirang yang Nganggur

Bandung Raya

Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:45 WIB

191023124017-mtu-l.jpg

Dicky Mawardi

SEBANYAK 30 warga Desa Cigugurgirang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat yang belum bekerja mengikuti pelatihan kerja mandiri melalui Mobile Training Unit (MTU) dari tanggal 23 - 30 Oktober 2019.

"Peserta pelatihan merupakan masyarakat yang belum memiliki kesempatan kerja dan belum memiliki keterampilan. Sasarannya peserta yang masuk kategori usia produktif, yakni 18-40 tahun," kata Kepala Balai Latihan Kerja Mandiri Provinsi Jawa Barat, Ujang Kusyadi di Parongpong, Rabu (23/10/2019).

Dikatakannya, peserta pelatihan dari hasil rekrutmen dan seleksi sesuai dengan arah minat. Terbagi dalam dua kelompok minat usaha, yaitu 15 orang kuliner dan 15 orang las listrik dasar.

Pelatihan kerja mandiri melalui MTU tersebut masuk angkatan XI. Adapun pendekatan pelatihan yang digunakan dengan menggunakan metode andradogi melalui pendekatan persuasif.

Pelatihan ini akan berlangsung selama 5 hari kerja. Dengan teknis pelaksanaan dibagi dalam dua tahap, pelaksanaan teknis selama 4 hari dan pelatihan peningkatan soft Skill selama satu hari.

Ia menjelaskan, untuk tenaga pengajar berasal dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat bekerja sama dengan Ikatan Chef Indonesia dan Balai Latihan Kerja Serang Kemeneker RI.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat, Iing Solihin menambahkan pelatihan ini merupakan bagian dari safari penanggulangan pengangguran untuk menuntaskan kemiskininan, melalui program wirausaha baru. Jenis pelatihan berupa olahan kuliner dan las listrik dasar.

"Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang belum memiliki kesempatan kerja. Mereka kita dorong untuk menjadi seorang wirausahawan, bukan hanya bisa membuatnya memiliki penghasilan. Tapi juga bisa membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar," kata Iing.

Iing berharap dengan berbagai program yang digulirkan seperti program Skill Development Center (SDC), bursa kerja dan beberapa program lainnya bisa menekan angka pengangguran.

"Kita berupaya menggempur persoalan pengangguran dari berbagai program," ujarnya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA