Pekan Kerajinan Jabar 2019 Akan Dikemas Berbeda

Bandung Raya

Selasa, 22 Oktober 2019 | 18:38 WIB

191022183851-pekan.jpg

PEKAN Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2019 ke-13 bertajuk West Java Crafashtival dikemas berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana Tahun ini konsep yang digelar di ruang rerbuka yaitu di sepanjang jalan Diponegoro, Jalan Cilamaya, Jalan Majapahit dan Jalan Sentot Alibasa, Jumat (25/10/2019) mendatang.

Ketua Dekranasda Jabar, Atalia Praratya Kamil dalam acara Jabar Punya Informasi, Selasa (22/10/2109) menuturkan, gelaran tersebut merupakan kali ke-13 yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Di mana pada tahun ini mengusung tajuk West Java Crafashtival dengan konsep berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, yaitu tidak diselenggarakan di dalam Gedung melainkan di areal terbuka.

"Dilaksanakan di outdoor supaya syiarnya terasa, dan ini merupakan kali pertama digelar di ruang terbuka, biasanya acara ini Indoor digedung," katanya.

Atalia menjelaskan, nantinya peserta dari 27 kota kabupaten akan melakukan semacam karnaval produk unggulan. Misalnya menampilkan batik, batu ali, bordir, kelom geulis, payung geulis. Hal ini pun berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya dalam penampilan produk tersebut.

"Selama ini kalau gelaran biasanya tidak spesifik mewajibkan peserta pake product sendiri. Nanti ada de ville, masing-masing nunjukin keunggulan mereka di depan gubernur," katanya.

Bedanya lagi, lanjut dia, ada kompetisi SKPD yang jumlahnya ada 50 SKPD. Mereka akan terlibat dalam show batik Jabar, guna merepresentasikan batik di Jabar yang jumlahnya cukup banyak.

"Ini penting bahwa agar kita tahu Kota kabupaten punya motif batik masing-masing. Ini kebanggaan," katanya.

Atalia menutukan, kegiatan ini bakal dimulai pada pada Jumat sore dan puncaknya pada hari Sabtu sore. Puncaknya, akan digagas kompetisi lomba yang melibatkan SKPD Kota kabupaten.

"Kita akan tampilkan icon alat pembuat pola batik. Satu-satunya dari Bekasi, akan diangkat, pembuatan batik yang tersulit buat pola bukan canting. Dengan adanya pola hasil sama, karena sekarang musimnya pengen (batik) seragam," ucapnya.

Kuliner pun, kata Atalia akan ditampilkan karena Jabar punya potensi kuliner yang melimpah juga. "Harapan festival ini harus munculkan yang berbeda, banyak yang teranggkul terpromosikan dan networking lebih luas, " katanya.

Dia menambahkan, pada PKJB akan dimeriahkan oleh penampilan Seniman nasional asal Jabar sepeti Gass dan Cangcuters, ISBI, Pakuan band, dan Sakatalu.

Sementara itu, kabid Industri AKTA Disperindag Jabar Arif Muchamad Fazar, mengatakan, PKJB diikuti UKM/IKM yang antusias memperlihatkan produk mereka. Gelaran ini pun sebagai ajang pembuktian keberhasilan mereka.

"Dekranasda sudah sering munculkan produk unggulan. Melalui PKJB akan ditampilkan seluruhnya," ujar dia.

Adapun Ketua Panitia, Muhammad Irfan menambahkan, kegiatan PKJB akan terintegrasi dengan acara informil dan terintegrasi dengangelar produk dinas KUKM.

"Ada 300 karya di display sayap kiri Gedung Sate pada Sabtu dan Minggu,"  ujar dia.

Selain itu akan ada pemecahan rekor Doodle papel pidato sebanyak 2019 lembar kerjasama dengan politeknik tekstil. Selain itu akan ada pelepasan 740 ekor merpati pos dalam rangka Ultah Jabar ke 74.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA