Silima Diharapkan Bisa Turunkan Angka Pengangguran di Cimahi

Bandung Raya

Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:44 WIB

191022164429-silim.jpg

Laksmi Sri Sundari

PEMERINTAH terus berupaya menurunkan angka pengangguran dengan melakukan berbagai strategi dan program kerja. Salah satu langkah nyata yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi adalah dengan meluncurkan aplikasi pengantar kerja berbasis website yang diberi nama System Link and Match (Silima)

Peluncuran Silima berlangsung di aula gedung B Kompleks Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Selasa (22/10/2019). Diikuti oleh para pencari kerja, dan perwakilan perusahaan.

Kepala Disnaker Kota Cimahi, Herry Zaini menjelaskan, pada program Silima ini ada sinergitas 5 ketenagakerjaan, yakni pemerinhah, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Bursa Kerja Khusus (BKK), perusahaan dan tenagkerja.

"Lima pilar ini biasanya parsial, sekarang kita sinergitaskan dengan sistem atau aplikasi," ujarnya usai kegiatan.

Dijelaskan Herry,  ada beberapa tujuan dan manfaat dari Silima ini, diantaranya adanya sinergikan antara pelatihan, sertifikasi, dan penemapatan, yang akhirnya akan terjadi penurunan pengangguran.

"Sebagai contoh, sekarang setelah diluncuran, para pencari kerja untuk melamar itu melalui aplikasi atau sistem. Kemudian perusahaan menginput  lowongannya, disitulah akan terjadi  link and match-nya. Sehingga itu sangat efisien efektif buat peari kerja. Dan kebetulan di launching ini juga akan ada proses rekrutmen oleh PT Kahatek dan PT Sanbe," terangnya.

Dalam sistem ini juga pencari kerja bisa membuat  AK1 atau kartu kuning yang sekarang memakai barcode. Melalui android dalam barcode tersebut akan muncul CV (data pribadi), kartu keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan pengalaman kerjanya, termasuk pas potonya.

"saat perusahan mengakses sudah terlihat data para pencari kerja, mulai dari pengalaman kerja, ijazah, dan hal-hal lain sudah terlihat disitu. Sehingga perushaan tinggal proses mewawancarai. Disitu kita akan menekan angka pengangguran. Mudah-mudahan ke depan sistem ini akan berjalan terus," terang Herry.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA